Presiden Jokowi sampaikan ucapan selamat atas pelantikan Joe Biden
Kamis, 21 Januari 2021 11:38 WIB
Warga menggunakan topeng berwajah presiden RI Joko Widodo (kiri) dan presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden (kanan) berjalan bersama saat aksi di Jalan Jendral Sudirman, Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/1/2021). Aksi tersebut digelar untuk menyambut acara pelantikan presiden dan wakil presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden dan Kamala Harris pada pemilu Amerika Serikat 2020. ANTARA FOTO/Maulana Surya/foc.
Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden-Kamala Harris melalui akun Instagram @jokowi, Kamis.
"Selamat @JoeBiden dan@KamalaHarris pada pelantikan sebagai presiden ke-46 dan wakil presiden ke-49 Amerika Serikat," tulis Presiden dalam akun Instagram @jokowi, sebagaimana dikutip di Jakarta, Kamis.
Presiden Jokowi menyampaikan harapan agar di bawah kepemimpinan Presiden Biden, kemitraan strategis antara Amerika Serikat dan Indonesia dapat terus diperkuat.
"Mari kita terus memperkuat kemitraan strategis, tidak hanya untuk kepentingan kedua negara kita, tetapi untuk dunia yang lebih baik," tulis Jokowi.
Presiden ke-46 Amerika Serikat (AS) Joe Biden resmi dilantik pada hari Rabu waktu setempat.
Dalam pidatonya, Biden bersumpah untuk mengakhiri "perang tak beradab" di negaranya yang terpecah belah dan terguncang oleh ekonomi yang terpukul dan pandemi virus corona yang telah menewaskan lebih dari 400.000 warganya.
Sambil meletakkan tangan di atas Alkitab warisan keluarganya selama lebih dari seabad, Biden mengambil sumpah jabatan yang dilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung AS John Roberts, yang mengikat Presiden untuk "melestarikan, melindungi, dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat".
"Melalui cobaan selama berabad-abad, Amerika telah diuji lagi, dan Amerika telah bangkit menghadapi tantangan," kata Biden saat menyampaikan pidato pelantikannya.
Biden melanjutkan, "Hari ini kita merayakan kemenangan bukan dari seorang kandidat, tetapi karena sebuah tujuan: demokrasi [...] Pada saat ini, teman-temanku, demokrasi telah menang."
Biden (78) menjadi Presiden AS tertua dalam sejarah, yang dilantik dalam upacara berskala kecil di Washington karena kekhawatiran akan virus corona dan keamanan, menyusul serangan di Kongres AS atau US Capitol oleh para pendukung mantan Presiden Donald Trump, 6 Januari lalu.
"Selamat @JoeBiden dan@KamalaHarris pada pelantikan sebagai presiden ke-46 dan wakil presiden ke-49 Amerika Serikat," tulis Presiden dalam akun Instagram @jokowi, sebagaimana dikutip di Jakarta, Kamis.
Presiden Jokowi menyampaikan harapan agar di bawah kepemimpinan Presiden Biden, kemitraan strategis antara Amerika Serikat dan Indonesia dapat terus diperkuat.
"Mari kita terus memperkuat kemitraan strategis, tidak hanya untuk kepentingan kedua negara kita, tetapi untuk dunia yang lebih baik," tulis Jokowi.
Presiden ke-46 Amerika Serikat (AS) Joe Biden resmi dilantik pada hari Rabu waktu setempat.
Dalam pidatonya, Biden bersumpah untuk mengakhiri "perang tak beradab" di negaranya yang terpecah belah dan terguncang oleh ekonomi yang terpukul dan pandemi virus corona yang telah menewaskan lebih dari 400.000 warganya.
Sambil meletakkan tangan di atas Alkitab warisan keluarganya selama lebih dari seabad, Biden mengambil sumpah jabatan yang dilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung AS John Roberts, yang mengikat Presiden untuk "melestarikan, melindungi, dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat".
"Melalui cobaan selama berabad-abad, Amerika telah diuji lagi, dan Amerika telah bangkit menghadapi tantangan," kata Biden saat menyampaikan pidato pelantikannya.
Biden melanjutkan, "Hari ini kita merayakan kemenangan bukan dari seorang kandidat, tetapi karena sebuah tujuan: demokrasi [...] Pada saat ini, teman-temanku, demokrasi telah menang."
Biden (78) menjadi Presiden AS tertua dalam sejarah, yang dilantik dalam upacara berskala kecil di Washington karena kekhawatiran akan virus corona dan keamanan, menyusul serangan di Kongres AS atau US Capitol oleh para pendukung mantan Presiden Donald Trump, 6 Januari lalu.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB