Jakarta (ANTARA) - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyampaikan sejumlah saran saat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 agar antibodi dapat  optimal terbentuk.

"Pertama, badan dijaga agar fit dan bugar. Asupan gizi dan metabolisme yang baik akan membantu proses pembentukan antibodi dalam tubuh menjadi baik juga," kata Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Mohammad Faqih di Jakarta, Senin.

Kedua, kata Daeng, masyarakat perlu memastikan bahwa dirinya tidak ada riwayat penyakit yang menjadi kontra indikasi vaksinasi.

Riwayat penyakit yang dimaksud di antaranya alergi parah, serta orang yang mengalami kondisi penurunan imun seperti menjalani kemoterapi dan transplantasi organ.

Ketiga adalah mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah selama pandemi COVID-19 untuk memastikan tidak terinfeksi COVID-19.

Baca juga: Seorang dokter di Palembang meninggal bukan karena vaksin Sinovac

"Tetap mematuhi protokol kesehatan untuk memastikan tidak terinfeksi COVID-19," ujarnya.

Daeng mengajak seluruh pihak untuk mengikuti program vaksinasi COVID-19 yang diberikan secara gratis bagi kurang lebih 70 persen masyarakat Indonesia.

"Alhamdulillah bahwa vaksin ini dinyatakan aman, berkhasiat, efektif, serta dinyatakan suci dan halal," ujarnya.

Daeng M Faqih merupakan salah satu peserta awal vaksinasi COVID-19 perdana bersama Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Polisi pastikan keamanan datangnya 27 ribu vaksin COVID-19

Ia menyampaikan bahwa tujuan dari dilaksanakannya vaksinasi ini ialah untuk membentuk kekebalan tubuh kepada diri setiap penerima vaksin sehingga dapat mencegah terinfeksi COVID-19.

Khusus para dokter dan tenaga kesehatan, apabila kekebalan tubuh tersebut telah terbentuk, diharapkan bisa mengurangi secara signifikan dokter maupun tenaga kesehatan yang wafat karena infeksi COVID-19.

#satgascovid19
#ingatpesanibupakaimasker
#vaksincovid19

Baca juga: Ini tips dari dokter sebelum divaksin COVID-19

Baca juga: Kalteng terima 27 ribu vaksin COVID-19 untuk nakes

Baca juga: Ini pertimbangan sebelum divaksin COVID-19

 

Pewarta : Andi Firdaus
Uploader : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2024