Pemkab kembali menutup seluruh objek wisata di Seruyan saat lebaran
Jumat, 7 Mei 2021 17:27 WIB
Bupati Seruyan Yulhaidir di Kuala Pembuang, (26/4/2021).ANTARA/HO-Protokol Seruyan
Kuala Pembuang, Seruyan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, kembali menutup seluruh objek wisata yang ada di wilayah selama libur lebaran, sebagai upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Seperti tahun lalu, lebaran tahun ini pun kami kembali menutup tempat dan objek wisata," kata Bupati Seruyan Yulhaidir di Kuala Pembuang, Jumat.
Menurut dia, tempat wisata sangat memungkinkan menjadi tempat orang banyak datang berkumpul. Sebab, di tengah kondisi saat ini, maka ada kebijakan penutupan sementara, agar tidak menimbulkan klaster baru.
"Pasti yang berkunjung di objek wisata sangat banyak. Misal di Sungai Bakau, data sebelum pandemi, wisatawan yang berkunjung mencapai 20 ribu orang. Itu diketahui dari karcis orang masuk saat liburan lebaran," beber dia.
Berdasarkan pengalaman itulah, Pemkab Seruyan mengambil kebijakan tersebut untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat, sebagai upaya pencegahan agar tidak melonjaknya penyebaran COVID-19 di kabupaten berjuluk Bumi Gawi Hantantiring.
"Upaya pencegahan itu terbukti seperti tahun sebelumnya kita menutup wisata dan angka positif di Seruyan tidak terlalu meningkat," kata Yulhadiri.
Baca juga: Pemkab Seruyan diminta berikan bimbingan terkait pemekaran desa
Orang nomor satu di Seruyan itu berharap agar upaya pencegahan tersebut bisa di patuhi bersama, karena dengan adanya dukungan dari semua pihak apa yang telah dilakukan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Dia mengatakan dukungan dari masyarakat sangat diperlukan, salah satunya caranya dengan mematuhi kebijakan tersebut. karena hal ini adalah untuk kepentingan bersama agar pandemi COVID-19 ini bisa berakhir.
"Saya juga meminta instansi terkait bisa menugaskan petugas dalam menjaga objek wisata yang ada di Seruyan. Dan, adanya penutupan itu bisa dimanfaatkan untuk melakukan pembersihan serta perbaikan terhadap fasilitas," demikian Yulhaidir.
Baca juga: Perbanyak program dan agenda pembinaan generasi muda di Seruyan
Baca juga: Legislator Seruyan: Program pembangunan jangan sampai tak sesuai RKPD
Baca juga: Pemdes di Seruyan diingatkan agar tak lakukan pungli
"Seperti tahun lalu, lebaran tahun ini pun kami kembali menutup tempat dan objek wisata," kata Bupati Seruyan Yulhaidir di Kuala Pembuang, Jumat.
Menurut dia, tempat wisata sangat memungkinkan menjadi tempat orang banyak datang berkumpul. Sebab, di tengah kondisi saat ini, maka ada kebijakan penutupan sementara, agar tidak menimbulkan klaster baru.
"Pasti yang berkunjung di objek wisata sangat banyak. Misal di Sungai Bakau, data sebelum pandemi, wisatawan yang berkunjung mencapai 20 ribu orang. Itu diketahui dari karcis orang masuk saat liburan lebaran," beber dia.
Berdasarkan pengalaman itulah, Pemkab Seruyan mengambil kebijakan tersebut untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat, sebagai upaya pencegahan agar tidak melonjaknya penyebaran COVID-19 di kabupaten berjuluk Bumi Gawi Hantantiring.
"Upaya pencegahan itu terbukti seperti tahun sebelumnya kita menutup wisata dan angka positif di Seruyan tidak terlalu meningkat," kata Yulhadiri.
Baca juga: Pemkab Seruyan diminta berikan bimbingan terkait pemekaran desa
Orang nomor satu di Seruyan itu berharap agar upaya pencegahan tersebut bisa di patuhi bersama, karena dengan adanya dukungan dari semua pihak apa yang telah dilakukan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Dia mengatakan dukungan dari masyarakat sangat diperlukan, salah satunya caranya dengan mematuhi kebijakan tersebut. karena hal ini adalah untuk kepentingan bersama agar pandemi COVID-19 ini bisa berakhir.
"Saya juga meminta instansi terkait bisa menugaskan petugas dalam menjaga objek wisata yang ada di Seruyan. Dan, adanya penutupan itu bisa dimanfaatkan untuk melakukan pembersihan serta perbaikan terhadap fasilitas," demikian Yulhaidir.
Baca juga: Perbanyak program dan agenda pembinaan generasi muda di Seruyan
Baca juga: Legislator Seruyan: Program pembangunan jangan sampai tak sesuai RKPD
Baca juga: Pemdes di Seruyan diingatkan agar tak lakukan pungli
Pewarta : Radianor
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
Mantan Kadiskominfo Seruyan jalani sidang perdana terkait dugaan korupsi internet
18 December 2025 23:17 WIB
Kejati Kalteng limpahkan dua tersangka korupsi internet Seruyan ke Pengadilan
05 December 2025 14:51 WIB
Legislator Kalteng sebut kerusakan jalan di wilayah Seruyan memprihatinkan
13 November 2025 21:47 WIB
Penangkapan Kadis Kominfo Seruyan terkait dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar
23 October 2025 22:44 WIB
Dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar, Kadis Kominfo Seruyan ditangkap Kejati Kalteng
23 October 2025 18:59 WIB
DPRD Kalteng minta pemerintah optimalkan pengembangan pariwisata di Kotim dan Seruyan
21 October 2025 15:57 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025