YouTube larang iklan untuk politik sampai alkohol
Rabu, 16 Juni 2021 13:23 WIB
Siluet pengguna perangkat mobile terlihat di sebelah proyeksi layar logo Youtube, Rabu (28/3/2018). ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/am.
Jakarta (ANTARA) - YouTube mulai melarang iklan politik hingga alkohol di bagian teratas laman utama mereka mereka mula pekan ini.
YouTube, dikutip dari Reuters, Rabu, mengirim surat elektronik kepada pengiklan, perubahan ini menindaklanjuti kebijakan tahun lalu untuk menghentikan iklan penuh di bagian teratas laman utama (masthead).
YouTube mengganti slot iklan di bagian tersebut untuk format yang lebih bertarget. Iklan yang dilarang di laman utama tersebut adalah politik, pemilihan umum, alkohol, judi dan obat yang memerlukan resep.
"Secara berkala kami meninjau persyaratan iklan untuk memastikan keseimbangan kebutuhan baik untuk pengiklan maupun pengguna. Kami yakin pembaruan ini berdasarkan apa yang kami bangun tahun lalu untuk proses reservasi laman teratas tersebut dan akan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengguna," kata juru bicara Google dalam keterangan tertulis.
Google menghentikan iklan politik ketika Pemilu Presiden Amerika Serikat dan menjelang pelantikan Presiden Joe Biden awal tahun ini.
Google mendasari larangan tersebut dengan kebijakan mereka untuk acara yang dianggap sensitif.
Baca juga: YouTube diminta memblokir akun Paul Zhang
Baca juga: YouTube luncurkan persentase tayangan video yang melanggar aturan
Baca juga: YouTube hadirkan fitur untuk ingatkan pengguna terkait hak cipta
YouTube, dikutip dari Reuters, Rabu, mengirim surat elektronik kepada pengiklan, perubahan ini menindaklanjuti kebijakan tahun lalu untuk menghentikan iklan penuh di bagian teratas laman utama (masthead).
YouTube mengganti slot iklan di bagian tersebut untuk format yang lebih bertarget. Iklan yang dilarang di laman utama tersebut adalah politik, pemilihan umum, alkohol, judi dan obat yang memerlukan resep.
"Secara berkala kami meninjau persyaratan iklan untuk memastikan keseimbangan kebutuhan baik untuk pengiklan maupun pengguna. Kami yakin pembaruan ini berdasarkan apa yang kami bangun tahun lalu untuk proses reservasi laman teratas tersebut dan akan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengguna," kata juru bicara Google dalam keterangan tertulis.
Google menghentikan iklan politik ketika Pemilu Presiden Amerika Serikat dan menjelang pelantikan Presiden Joe Biden awal tahun ini.
Google mendasari larangan tersebut dengan kebijakan mereka untuk acara yang dianggap sensitif.
Baca juga: YouTube diminta memblokir akun Paul Zhang
Baca juga: YouTube luncurkan persentase tayangan video yang melanggar aturan
Baca juga: YouTube hadirkan fitur untuk ingatkan pengguna terkait hak cipta
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Google hentikan fitur pemutaran latar belakang YouTube untuk pengguna gratis
01 February 2026 13:43 WIB
Iklan YouTube capai kenaikan 10 miliar dolar, pendapatan naik 15 persen di Q3
31 October 2025 14:25 WIB