Jakarta (ANTARA) - Aplikasi sosial dan kencan online Tinder baru saja meluncurkan fitur untuk menampilkan video di profil pengguna dan beberapa hal baru lainnya.

"Para generasi baru yang menjadi pengguna Tinder menginginkan lebih banyak hal dari Tinder pasca-Covid: mereka menginginkan lebih banyak cara untuk menampilkan jati dirinya, bersenang-senang dan berinteraksi dengan sesama pengguna secara virtual, juga memiliki lebih banyak kendali saat bertemu dan berkomunikasi dengan orang lain," kata CEO Tinder, Jim Lanzone, dalam siaran pers, dikutip Jumat.

Tinder memberikan fitur video profil yang diyakini bisa memberikan lebih banyak cara bagi pengguna untuk berekspresi. Tinder melihat pengguna yang berasal dari Gen Z menyukai bercerita melalui video.

Baca juga: Tinder akan luncurkan 'Swipe Night' yang melibatkan pengguna

Semakin banyak pengguna Gen Z yang menuliskan nilai-nilai mereka di bio, yang mewakili apa yang mereka harapkan dan batasan yang ditetapkan. Tulisan di bio dinilai belum cukup untuk menceritakan apa yang mereka sukai sehingga bisa dituangkan lewat video.

Tinder juga meluncurkan fitur Hot Takes, mengobrol singkat dengan pengguna lain sebelum menjadi pasangan, "match" di aplikasi tersebut.

Fitur ini memiliki penghitung waktu mundur, pengguna bisa memilih apakar mereka ingin menjadi match atau menunggu waktu habis dan bertemu dengan orang baru lagi.

Hot Takes memberikan kesempatan untuk mengobrol sebelum menjadi match. Sebelum ada fitur ini, pengguna harus saling menyukai baru bisa berinteraksi secara virtual.

Fitur Eksplorasi terbaru dari Tinder akan membantu pengguna menemukan match dengan kesukaan yang sama.

Baca juga: Ini alasan Pakistan blokir Tinder

Baca juga: Tinder uji coba fitur 'video chat' di Indonesia

Baca juga: Tinder hadirkan teknologi dengan verifikasi foto

Pewarta : Natisha Andarningtyas
Uploader : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2024