Satu DPO MIT Poso tewas usai kontak tembak
Sabtu, 17 Juli 2021 20:14 WIB
Ilustrasi - Terorisme (ANTARA/HO/21)
Parigi (ANTARA) - Satgas Madago Raya kembali terlibat insiden kontak tembak dengan kelompok daftar pencarian orang (DPO) Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang menyebabkan satu orang DPO MIT Poso tewas.
"Wilayah Parimo," jelas salah satu anggota Satgas Madago Raya memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu
Sebelumnya juga terjadi kontak tembak pada Minggu (11/07) di Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang mengakibatkan dua anggota MIT Poso tewas.
Lokasi kontak tembak terjadi di wilayah Pegunungan Tokasa, Tanah Lanto, Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu, sekitar pukul 04:00 WITA.
Kedua jenazah teroris Poso yang tewas dalam operasi penyergapan telah dimakamkan di tempat pemakaman umum Kelurahan (TPU) Poboya, Palu.
Pemakaman ini dilakukan setelah Tim Disaster Victim Identivication (DVI) dan Tim Inavis Polda Sulawesi Tengah selesai melakukan autopsi dan pengambilan sampel sidik jari.
Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto Budiyono dalam keterangan tertulis yang dikirim melalui pesan instan di Jakarta, Kamis, menyebutkan, kedua jenazah dimakamkan Rabu (14/7) malam pukul 21.00 WITA, menggunakan peti mati yang sudah disiapkan, dengan identitas sementara menggunakan nama Mr X, atau tanpa nama.
"Wilayah Parimo," jelas salah satu anggota Satgas Madago Raya memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu
Sebelumnya juga terjadi kontak tembak pada Minggu (11/07) di Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang mengakibatkan dua anggota MIT Poso tewas.
Lokasi kontak tembak terjadi di wilayah Pegunungan Tokasa, Tanah Lanto, Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu, sekitar pukul 04:00 WITA.
Kedua jenazah teroris Poso yang tewas dalam operasi penyergapan telah dimakamkan di tempat pemakaman umum Kelurahan (TPU) Poboya, Palu.
Pemakaman ini dilakukan setelah Tim Disaster Victim Identivication (DVI) dan Tim Inavis Polda Sulawesi Tengah selesai melakukan autopsi dan pengambilan sampel sidik jari.
Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto Budiyono dalam keterangan tertulis yang dikirim melalui pesan instan di Jakarta, Kamis, menyebutkan, kedua jenazah dimakamkan Rabu (14/7) malam pukul 21.00 WITA, menggunakan peti mati yang sudah disiapkan, dengan identitas sementara menggunakan nama Mr X, atau tanpa nama.
Pewarta : Rangga Musabar
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas Madago Raya benarkan satu buronan MIT Poso tewas usai kontak tembak
17 July 2021 20:25 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
BMKG prakirakan mayoritas kota besar termasuk Kalteng alami hujan ringan-sedang
30 March 2026 7:48 WIB
Fantastis! Rp214 miliar disita dalam kasus korupsi lahan transmigrasi Kaltim
26 March 2026 22:13 WIB