GM tagih komitmen LG terkait 'recall' Chevrolet Bolt
Senin, 23 Agustus 2021 8:30 WIB
FILE PHOTO: A 2019 Chevrolet Bolt plug-in electric vehicle is displayed at the North American International Auto Show in Detroit, Michigan, U.S., January 15, 2019. REUTERS/Rebecca Cook/File Photo (REUTERS/REBECCA COOK)
Jakarta (ANTARA) - General Motors (GM) akan menagih komitmen LG, pemasok baterai untuk mobil Chevrolet Bolt, menyusul kasus recall yang melibatkan 73.000 mobil di AS dan Kanada karena masalah baterai.
Penarikan atau recall tersebut melibatkan dua kondisi "cacat manufaktur" pada komponen sel baterai yang berpotensi menimbulkan kebakaran meski kasus tersebut diklaim "langka".
Pembuat mobil "menemukan cacat manufaktur pada sel baterai tertentu yang diproduksi di fasilitas manufaktur LG di luar pabrik Ochang, Korea," kata GM dilansir AFP, dikutip Senin.
"GM dan LG sedang bekerja untuk memperbaiki penyebab cacat ini. Sementara itu, GM sedang mengejar komitmen LG untuk penggantian ini," lanjut pernyataan itu.
Pada Jumat pekan lalu, GM mengumumkan recall Bolt produksi tahun 2019 dan 2020-2022, menambah deretan mobil yang harus diperbaiki sebelumnya yakni produksi tahun 2017-2019.
Penarikan atau recall tersebut melibatkan dua kondisi "cacat manufaktur" pada komponen sel baterai yang berpotensi menimbulkan kebakaran meski kasus tersebut diklaim "langka".
Pembuat mobil "menemukan cacat manufaktur pada sel baterai tertentu yang diproduksi di fasilitas manufaktur LG di luar pabrik Ochang, Korea," kata GM dilansir AFP, dikutip Senin.
"GM dan LG sedang bekerja untuk memperbaiki penyebab cacat ini. Sementara itu, GM sedang mengejar komitmen LG untuk penggantian ini," lanjut pernyataan itu.
Pada Jumat pekan lalu, GM mengumumkan recall Bolt produksi tahun 2019 dan 2020-2022, menambah deretan mobil yang harus diperbaiki sebelumnya yakni produksi tahun 2017-2019.
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Kemkomdigi umumkan tiga operator seluler ikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz
06 May 2026 18:13 WIB