Ini penyebab Coinbase batalkan rencana program pinjaman kripto
Selasa, 21 September 2021 8:55 WIB
Foto Dokumen: Logo untuk Coinbase Global Inc, bursa mata uang kripto AS terbesar, ditampilkan di jumbotron Nasdaq MarketSite dan lainnya di Times Square di New York, AS, 14 April 2021. ANTARA/REUTERS/Shannon Stapleton
New York (ANTARA) - Coinbase Global Inc telah membatalkan rencananya untuk meluncurkan program pinjaman USD Coin (USDC) yang menghasilkan bunga, kata perusahaan perantara jual beli kripto terbesar di AS itu dalam sebuah posting blog.
Langkah ini dilakukan beberapa hari setelah regulator AS mengatakan akan menuntut Coinbase jika melanjutkan programnya yang memungkinkan pengguna mendapatkan bunga dengan meminjamkan aset digital.
“Saat kami melanjutkan pekerjaan kami untuk mencari kejelasan peraturan untuk industri kripto secara keseluruhan, kami telah membuat keputusan sulit untuk tidak meluncurkan program USDC APY (Annual Percentage Yield),” kata posting blog Coinbase.
USDC adalah stablecoin yang dipatok terhadap dolar AS dan dapat ditukarkan dengan satu dolar secara one-to-one.
Bursa kripto itu juga mengatakan telah menghentikan daftar tunggu untuk program USDC APY, alternatif hasil tinggi untuk rekening tabungan tradisional yang akan membayar pemberi pinjaman USDC ke Coinbase APY 4,0 persen.
Coinbase, yang mengatakan telah melihat peningkatan bunga dalam akun kripto dalam beberapa waktu terakhir, telah berencana untuk menawarkan jaminan utama kepada pemberi pinjaman USDC di akun Coinbase mereka.
Ditambahkan bahwa APY 4,0 persen pada USDC akan memberikan pelanggan delapan kali rata-rata nasional pada rekening tabungan imbal hasil tinggi, berdasarkan survei Bankrate.com terhadap rekening tabungan AS pada Juni 2021.
Langkah ini dilakukan beberapa hari setelah regulator AS mengatakan akan menuntut Coinbase jika melanjutkan programnya yang memungkinkan pengguna mendapatkan bunga dengan meminjamkan aset digital.
“Saat kami melanjutkan pekerjaan kami untuk mencari kejelasan peraturan untuk industri kripto secara keseluruhan, kami telah membuat keputusan sulit untuk tidak meluncurkan program USDC APY (Annual Percentage Yield),” kata posting blog Coinbase.
USDC adalah stablecoin yang dipatok terhadap dolar AS dan dapat ditukarkan dengan satu dolar secara one-to-one.
Bursa kripto itu juga mengatakan telah menghentikan daftar tunggu untuk program USDC APY, alternatif hasil tinggi untuk rekening tabungan tradisional yang akan membayar pemberi pinjaman USDC ke Coinbase APY 4,0 persen.
Coinbase, yang mengatakan telah melihat peningkatan bunga dalam akun kripto dalam beberapa waktu terakhir, telah berencana untuk menawarkan jaminan utama kepada pemberi pinjaman USDC di akun Coinbase mereka.
Ditambahkan bahwa APY 4,0 persen pada USDC akan memberikan pelanggan delapan kali rata-rata nasional pada rekening tabungan imbal hasil tinggi, berdasarkan survei Bankrate.com terhadap rekening tabungan AS pada Juni 2021.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penghitungan pajak kripto diharapkan kompetitif demi pertumbuhan industri
27 January 2024 14:29 WIB, 2024
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Rosan Roeslani--Purbaya diminta Prabowo rutin roadshow ke "stakeholders" global
14 February 2026 17:24 WIB