Dua prajurit TNI tewas akibat serangan KSB
Kamis, 27 Januari 2022 14:06 WIB
Ilustrasi - Anggota KKB terkena tembakan aparat. (Foto: Istimewa)
Jayapura (ANTARA) - Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) Kamis pagi (27/1) menyerang Pos TNI di Bukit Tepuk, Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, hingga menyebabkan dua prajurit meninggal.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, di Jayapura, Kamis, mengakui dari laporan yang diterima terungkap awalnya KSB menyerang dan menembaki Pos TNI di Bukit Tepuk Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, hingga terjadi kontak tembak.
Akibat dari kejadian ini dua prajurit dari Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/SBH terkena tembakan.
"Sampai saat ini Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/SBH melaksanakan siaga di Pos Gome serta mengevakuasi kedua korban," jelas Kol Inf Aqsha.
Kapendam XVII/Cenderawasih mengatakan kedua personel yang meninggal, yakni Serda Rizal dan Pratu Baraza yang terkena tembakan di bagian perut.
Baku tembak masih terjadi di Gome, tambah Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Aqsha.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, di Jayapura, Kamis, mengakui dari laporan yang diterima terungkap awalnya KSB menyerang dan menembaki Pos TNI di Bukit Tepuk Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, hingga terjadi kontak tembak.
Akibat dari kejadian ini dua prajurit dari Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/SBH terkena tembakan.
"Sampai saat ini Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/SBH melaksanakan siaga di Pos Gome serta mengevakuasi kedua korban," jelas Kol Inf Aqsha.
Kapendam XVII/Cenderawasih mengatakan kedua personel yang meninggal, yakni Serda Rizal dan Pratu Baraza yang terkena tembakan di bagian perut.
Baku tembak masih terjadi di Gome, tambah Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Aqsha.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sebanyak 1.728 prajurit baru ditempatkan di satuan Batalyon Teritorial Pembangunan
26 April 2025 11:41 WIB
Motif oknum prajurit TNI AL bunuh Jurnalis Kalsel karena tak mau nikahi korban
08 April 2025 20:01 WIB