Eks PM Jepang Shinzo Abe meninggal dunia usai ditembak saat berkampanye
Jumat, 8 Juli 2022 17:12 WIB
Arsip--Mantan PM Jepang Shinzo Abe menghadiri peringatan 76 tahun berakhirnya Perang Dunia kedua di Kuil Yasukuni, Tokyo, Jepang, Minggu (15/8/2021). (ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato/foc.)
Nara, Jepang (ANTARA) - Mantan Perdana Menteri Shinzo Abe yang berusia 67 tahun meninggal dunia pada Jumat (8/7) setelah ditembak saat berkampanye untuk pemilihan parlemen, menurut lembaga penyiaran publik NHK.
Seorang pria menembak pemimpin terlama di Jepang itu dari belakang dengan senjata buatan sendiri saat dia berpidato dalam kampanye pemilihan parlemen di wilayah bagian barat dari kota Nara.
Insiden penembakan terhadap Abe merupakan pembunuhan pertama terhadap seorang pejabat atau mantan perdana menteri Jepang sejak zaman militerisme sebelum perang di tahun 1930-an.
Baca juga: Saat pidato, eks PM Jepang Shinzo Abe diduga ditembak
Berbicara sebelum pengumuman meninggalnya Shinzo Abe, Perdana Menteri Fumio Kishida sangat mengutuk penembakan itu.
Sementara rakyat Jepang dan para pemimpin dunia terkejut atas insiden penembakan yang menewaskan Shinzo Abe di negara yang jarang terjadi kekerasan politik serta ketatnya kontrol senjata.
"Serangan ini adalah tindakan brutal yang terjadi selama pemilihan - dasar dari demokrasi kita - dan benar-benar tidak dapat dimaafkan," kata Kishida, berjuang untuk menahan emosinya.
Baca juga: LDP : Penembakan terhadap Shinzo Abe tindakan barbar
Baca juga: PM Jepang Shinzo Abe mundur dari jabatannya akibat masalah kesehatan
Sumber : Reuters
Penerjemah: Azis Kurmala
Seorang pria menembak pemimpin terlama di Jepang itu dari belakang dengan senjata buatan sendiri saat dia berpidato dalam kampanye pemilihan parlemen di wilayah bagian barat dari kota Nara.
Insiden penembakan terhadap Abe merupakan pembunuhan pertama terhadap seorang pejabat atau mantan perdana menteri Jepang sejak zaman militerisme sebelum perang di tahun 1930-an.
Baca juga: Saat pidato, eks PM Jepang Shinzo Abe diduga ditembak
Berbicara sebelum pengumuman meninggalnya Shinzo Abe, Perdana Menteri Fumio Kishida sangat mengutuk penembakan itu.
Sementara rakyat Jepang dan para pemimpin dunia terkejut atas insiden penembakan yang menewaskan Shinzo Abe di negara yang jarang terjadi kekerasan politik serta ketatnya kontrol senjata.
"Serangan ini adalah tindakan brutal yang terjadi selama pemilihan - dasar dari demokrasi kita - dan benar-benar tidak dapat dimaafkan," kata Kishida, berjuang untuk menahan emosinya.
Baca juga: LDP : Penembakan terhadap Shinzo Abe tindakan barbar
Baca juga: PM Jepang Shinzo Abe mundur dari jabatannya akibat masalah kesehatan
Sumber : Reuters
Penerjemah: Azis Kurmala
Pewarta : -
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Yen melonjak usai Abe umumkan undur diri, dolar merosot karena pergeseran Fed
29 August 2020 14:15 WIB, 2020
Jepang siap dukung penuh prioritas program pembangunan Presiden Jokowi
05 November 2019 13:38 WIB, 2019
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB