Cara eksekusi tumpeng yang tepat ala Chef Desi
Minggu, 20 November 2022 18:14 WIB
Ilustrasi nasi tumpeng (Dok)
Jakarta (ANTARA) - Tumpeng kerap kali menjadi pilihan makanan masyarakat Indonesia ketika seseorang melakukan selebrasi baik ketika memulai usaha atau merayakan hari penting dalam hidupnya.
Umumnya, saat mengeksekusi tumpeng secara alami orang-orang memotong bagian atas tumpeng yang lancip.
Namun rupanya cara tersebut kurang tepat, hal itu disampaikan oleh Chef Desi Trisnawati yang juga dikenal sebagai jebolan ajang pencarian bakat MasterChef Indonesia musim kedua.
Baca juga: Berburu kuliner autentik Indonesia di Festival Jajanan Bango 2022
"Jadi yang benar itu seharusnya dikerok saja dari bagian bawah, yang penting jangan potong bagian atasnya karena seolah kita memutuskan hubungan dengan Sang Pencipta," kata Chef Desi di Jakarta, Sabtu.
Secara filosofis rupanya tumpeng yang bagian intinya merupakan nasi yang umumnya nasi kuning ditata mengerucut ke atas melambangkan hubungan manusia dan Pencipta.
Memasuki bagian lauk pauk-nya biasanya berisi tempe orek, kentang balado, ayam goreng, hingga telur rupanya sengaja yang ditata mengelilingi nasi.
Hal itu untuk melambangkan alam semesta yang harus dijaga untuk menciptakan harmoni antara manusia dan lingkungannya.
Maka ketika bagian atas dari tumpeng dipotong secara langsung, langkah tersebut seakan menggambarkan manusia memotong hubungannya dengan Tuhan.
Setelah mengerok bagian bawah dari tumpeng untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, anda bisa melengkapi-nya dengan lauk pauk yang tersedia.
Setiap bagian dari lauk pauk yang tersedia harus ditaruh mendampingi nasi untuk menyempurnakan rasa serta memenuhi filosofi penyajian tumpeng.
Umumnya, saat mengeksekusi tumpeng secara alami orang-orang memotong bagian atas tumpeng yang lancip.
Namun rupanya cara tersebut kurang tepat, hal itu disampaikan oleh Chef Desi Trisnawati yang juga dikenal sebagai jebolan ajang pencarian bakat MasterChef Indonesia musim kedua.
Baca juga: Berburu kuliner autentik Indonesia di Festival Jajanan Bango 2022
"Jadi yang benar itu seharusnya dikerok saja dari bagian bawah, yang penting jangan potong bagian atasnya karena seolah kita memutuskan hubungan dengan Sang Pencipta," kata Chef Desi di Jakarta, Sabtu.
Secara filosofis rupanya tumpeng yang bagian intinya merupakan nasi yang umumnya nasi kuning ditata mengerucut ke atas melambangkan hubungan manusia dan Pencipta.
Memasuki bagian lauk pauk-nya biasanya berisi tempe orek, kentang balado, ayam goreng, hingga telur rupanya sengaja yang ditata mengelilingi nasi.
Hal itu untuk melambangkan alam semesta yang harus dijaga untuk menciptakan harmoni antara manusia dan lingkungannya.
Maka ketika bagian atas dari tumpeng dipotong secara langsung, langkah tersebut seakan menggambarkan manusia memotong hubungannya dengan Tuhan.
Setelah mengerok bagian bawah dari tumpeng untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, anda bisa melengkapi-nya dengan lauk pauk yang tersedia.
Setiap bagian dari lauk pauk yang tersedia harus ditaruh mendampingi nasi untuk menyempurnakan rasa serta memenuhi filosofi penyajian tumpeng.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bahan dan cara membuat kue semprit keju Lebaran a la Chef Devina Hermawan
14 April 2023 8:46 WIB, 2023
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
60 Seconds to Seoul: Jajanan Korea hadir di Archipelago-NEO Palma Palangka Raya
06 January 2026 7:11 WIB
Fresh Beginning on Every Plate, sensasi awal baru di Swiss-Cafe Restaurant
05 January 2026 16:54 WIB
Menteri Kebudayaan: Tempe senjata gastrodiplomasi promosi budaya Indonesia
22 December 2025 13:52 WIB