Palangka Raya  (ANTARA) - Jaringan Rakyat Indonesia Raya (Jari Raya) Kalimantan Tengah melatih pembuatan film bagi pemuda di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalteng dengan target 200 peserta.

"Kegiatan 'coaching clinic' ini, selain menjadi wadah bagi komunitas untuk menyalurkan kreativitas, minat dan bakat, juga bertujuan memotivasi kaum muda untuk terus mengembangkan diri," kata Ketua Jari Raya Kalteng, Muhammad Ansyari di Palangka Raya, Minggu.

Selain itu, lanjut dia, pelatihan yang digelar sehari ini juga bertujuan memberikan wawasan baru tentang industri kreatif dan perfilman di Kalimantan Tengah.

"Terutama untuk para sineas atau komunitas kreatif dan generasi muda. Melalui acara ini kami juga berharap nantinya akan muncul sineas-sineas muda. Sehingga mampu mengangkat berbagai potensi Kalteng melalui film," kata pria yang akrab disapa Ari ini.

Kegiatan yang digelar sehari ini turut menghadirkan empat profesional di bidang perfilman tanah air. Mereka adalah Hasto Broto selaku sutradara pada film Surga Menanti, Surgapun Ikut Menangis, Jembatan Pensil, Inem Pelayan Sexy Reborn.

Kemudian Asep Kalila selaku penata kamera pada film he Doll 1, The Doll 2, Sabrina, Makmum 2, Hantu Baru, Aku Tahu Kapan Kamu Mati. Selanjutnya Naviri Sastro Kartoni selaku asisten sutradara yang pernah terlibat dalam film Inem Pelayan Sexy Reborn, Surgapun Ikut Menangis, Ben & Jodi, Hit & Run dan Kadet 1947.

Terakhir adalah Queenyu Suyipto selaku Executive Producer film Orang Pintar sekaligus Sekjen Jari Raya yang memberikan materi terkait proses produksi film.

Pada pelatihan itu, selain memberikan teori produksi film, para pemateri juga mengajak para peserta untuk langsung mempraktekkan materi pelatihan tersebut.

Queenyu yang juga Sekjen Jari Raya, meyakini Kalteng memiliki minat, kreativitas serta talent-talent berbakat. Namun, masih perlu dukungan serta sentuhan yang tepat.

Baca juga: Stok beras dan minyak goreng di Palangka Raya aman sampai Idul Fitri

"Saya yakin akan lahir sineas yang mendunia dari Kalteng. Maka 'coaching clinic' ini dilaksanakan sebagai langkah awal Jari Raya untuk berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) Kalteng, khususnya kaum muda," katanya pada acara yang digelar di Kantor DPD Gerindra Kalteng itu.

Pihaknya pun ingin berbagi pengalaman serta bertukar pikiran bersama pelaku seni, kaum muda serta mahasiswa yang ada di Kalteng. Jari Raya akan terus melaksanakan kegiatan sejenis.

Salah satu peserta, Fahrurrazi mengaku kegiatan itu sangat bermanfaat bagi generasi muda di Kalteng, terutama bagi yang berminat di dunia perfilman.

"Kami sangat bersyukur bahwa pelatihan hari ini mendatangkan pemateri dari Jakarta dan profesional langsung. Tentu ini menjadi pengalaman dan modal kami untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang produksi film," katanya.

Dia pun berharap nantinya akan dilaksanakan pelatihan serupa dan berkelanjutan yang lebih fokus serta mendalam mengenai proses produksi film.

Baca juga: Bupati Kotim apresiasi dibukanya penerbangan Palangka Raya dan Pangkalan Bun

Baca juga: PLN datangkan mesin pembangkit atasi permasalahan listrik di daerah pesisir

Baca juga: Legislator Palangka Raya dukung pemkot jalankan misi kesejahteraan

Pewarta : Rendhik Andika  
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024