Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berhasil meraih juara satu tingkat nasional atas Penghargaan BerAKHLAK dengan indeks implementasi Harmonis kategori pemerintah daerah provinsi berdasarkan survei 2022 secara serentak pada kementerian, lembaga, pemerintah daerah se-Indonesia.

"Penghargaan ini kami dedikasikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mampu memanifestasikan BerAKHLAK (berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif) menjadi budaya kerja ASN," kata Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Rabu.

Kegiatan penghargaan ini diinisiasi Accelerated Transformation (ACT) Consulting International bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Wagub Kalimantan Tengah Edy Pratowo menerima penghargaan tersebut di Jakarta pada hari ini.

Edy menyampaikan, penghargaan ini merupakan salah satu capaian yang luar biasa sekaligus menjadi penyemangat segenap jajaran di pemerintah provinsi untuk senantiasa mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik.

"Bersama-sama kita secara terus menerus dan menjadikan budaya BerAKHLAK menyatu dalam niat, perbuatan dan tindakan bagi setiap pribadi ASN, yang pada akhirnya menjadi perilaku dan budaya lembaga," tegasnya.

Baca juga: Pemprov Kalteng berkomitmen sukseskan pelaksanaan Merdeka Belajar

Dia pun mengatakan, Gubernur Sugianto Sabran bersama dirinya beserta jajaran, berkomitmen kuat membumikan nilai BerAKHLAK bagi ASN sejak diluncurkan langsung oleh Presiden Joko Widodo sejak 27 Juli 2021.

Menurutnya berbagai upaya selama ini terus dilakukan sehingga nilai inti BerAKHLAK tidak sebatas menjadi slogan, tetapi menjadi mental model setiap ASN.

"Sukses bukanlah seberapa tinggi pencapaian diri kita, namun seberapa banyak orang yang kita ajak bersama kita," jelasnya.

Sementara itu, Founder of ACT Consulting International Ary Ginanjar Agustian menjelaskan, Pemprov Kalteng yang menjadi juara satu tingkat nasional dengan indeks implementasi Harmonis memiliki nilai 72,5 di atas rata-rata kementerian dan lembaga, maupun pemerintah provinsi seluruh Indonesia.

"Capaian ini tidak mudah karena akan menjadi panutan seluruh ASN di Indonesia. Penghargaan ini tentu berat mempertahankan karena butuh komitmen yang kuat dalam implementasinya, namun saya yakin Pemprov Kalteng akan mampu mempertahankan bahkan mampu meningkatkannya,” terangnya.

Adapun diraihnya penghargaan BerAKHLAK ini oleh Pemprov Kalteng juga tak hanya berdasarkan capaian implementasi dalam budaya kerja ASN berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 3.040 responden ASN di Kalimantan Tengah, tetapi juga mencermati beberapa penghargaan yang telah diraih Pemprov Kalteng.

Beberapa penghargaan yang telah diraih dalam dua tahun terakhir di antaranya pembinaan Desa Sungai Damar sebagai Juara II Lomba Desa Tingkat Regional Tahun 2022, BKN REGIONAL VII Atas Capaian Verifikasi Pdm Selesai 75,34 persen dan Approval Pdm Sebesar 94,88 persen, hingga penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) kepada Tim TP-PKK Kalimantan Tengah serta lainnya.

Baca juga: Bulog: Program beras subsidi Pemprov Kalteng berdampak signifikan kendalikan inflasi

Baca juga: Sekda Kalteng: Otda menjadi tonggak sejarah kemajuan daerah

Baca juga: Pemprov Kalteng akselerasi penerapan Reformasi Birokrasi Tematik

Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2024