Kuala Kurun (ANTARA) - Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Arit S Bajau memastikan penanganan Jembatan Sei Lewu 1 di Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihing Raya dilakukan pada 2023.

"Anggaran untuk penanganan Jembatan Sei Lewu 1 sudah tersedia. Penanganan jembatan tersebut pasti dilakukan di 2023," ucapnya saat dihubungi dari Kuala Kurun, Jumat.

Saat dirinya melaksanakan reses perseorangan di Kelurahan Kampuri pada Jumat (16/6), sebagian masyarakat menanyakan kepastian penanganan Jembatan Sei Lewu 1. Sebab hingga saat ini masyarakat belum melihat adanya kegiatan penanganan.

Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat Kelurahan Kampuri untuk bersabar dan tetap tenang, karena anggaran untuk penanganan Jembatan Sei Lewu 1 sudah tersedia dan pasti dilakukan di 2023.

Lebih lanjut, penanganan Jembatan Sei Lewu 1 merupakan pokok pikiran Arit dan Legislator Gunung Mas lainnya yakni Nomi Aprilia. Mereka berdua sepakat menggunakan sebagian dana aspirasi untuk penanganan Jembatan Sei Lewu 1 pada 2023.

“Anggaran untuk penanganan Jembatan Sei Lewu 1 sudah tersedia di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunung Mas. Jadi saya minta masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar,” kata wakil rakyat dari daerah pemilihan I, yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya, dan Kurun ini.

Baca juga: Usung inovasi Mahantis, Bappedalitbang Gunung Mas juara lomba inovasi kabupaten

Sebelumnya, Lurah Kampuri Junjung Tuah mengatakan bahwa masyarakat di kelurahan tersebut mempertanyakan kepastian penangan Jembatan Sei Lewu 1 yang terletak di RT 1.

Jembatan Sei Lewu 1 diperkirakan berusia belasan hingga puluhan tahun. Pemerintah Kelurahan Kampuri dan masyarakat beberapa kali bergotong royong melakukan penanganan darurat terhadap jembatan berbahan kayu tersebut.

“Masyarakat berharap penanganan Jembatan Sei Lewu 1 dilakukan dan selesai pada 2023. Masyarakat tidak menuntut jembatan beton. Kalau anggarannya hanya cukup untuk jembatan kayu, masyarakat tidak keberatan,” kata Junjung Tuah.

Terpisah, Kepala DPU Gunung Mas Baryen juga memastikan penanganan Jembatan Sei Lewu 1 di Kampuri dilakukan pada 2023. Sesuai anggaran yang tersedia, penanganan diperkirakan hanya cukup untuk jembatan berbahan kayu.

“Jika ingin berbahan beton ya bertahap. Namun jika berbahan kayu lebih gampang, namun keawetannya tidak seperti jembatan berbahan beton. Itu yang akan dibahas lebih lanjut dengan para anggota DPRD Gunung Mas pemilik pokok pikiran,” demikian Baryen.


Baca juga: Bupati ajak masyarakat menyampaikan rasa syukur melalui Gunung Mas Bermazmur

Baca juga: Kecamatan Kurun juara umum Festival Budaya Mihing Manasa 2023

Baca juga: Bupati Gumas semakin terpacu usai terima penghargaan dari LPPDSDM BKPRMI
 

Pewarta : Chandra
Editor : Muhammad Arif Hidayat
Copyright © ANTARA 2024