Logo Header Antaranews Kalteng

Banjir di Kampuri sempat hambat arus lalu lintas Gumas-Palangka

Minggu, 10 Mei 2026 04:49 WIB
Image Print
Kendaraan tidak bisa melintas di ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya wilayah Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gumas, Sabtu (9/5/2026). (ANTARA/Tangkapan layar Facebook @Kuni)

Kuala Kurun (ANTARA) - Hujan deras melanda sejumlah wilayah di Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, Jumat (8/5) malam, menyebabkan Sungai Handuken meluap hingga sejumlah wilayah di Kelurahan Kampuri Kecamatan Mihing Raya terendam banjir.

Banjir tersebut sempat menghambat kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan Kuala Kurun Kabupaten Gumas menuju Kota Palangka Raya atau sebaliknya di wilayah Kampuri, ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gumas Karya, saat dihubungi dari Kuala Kurun, Sabtu.

“Berdasarkan hasil koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kecamatan Mihing Raya, arus transportasi di sana memang sempat terhambat. Namun saat ini kondisi banjir sudah semakin surut dan kendaraan bermotor sudah dapat melintas,” sambungnya.

Diperkirakan, dalam beberapa waktu ke depan banjir di Kampuri benar-benar surut dan arus lalu lintas kembali normal, dengan catatan tidak terjadi hujan susulan.

Masih berdasarkan hasil koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kecamatan Mihing Raya, Sungai Handuken selama beberapa waktu terakhir memang mengalami pendangkalan.

Akibatnya, air di Sungai Kanduhen kerap meluap saat hujan deras, sehingga memicu banjir di wilayah sekitar aliran sungai yang merupakan anak Sungai Sungai Kahayan tersebut.

Baca juga: Karateka Gumas sabet empat medali di Kejurnas Piala Menhan

Tim BPBD Gumas telah diterjunkan ke lokasi untuk memantau secara langsung kondisi banjir, guna mengetahui perkembangan situasi serta menentukan langkah-langkah penanganan selanjutnya.

Di sisi lain, BPBD Gumas juga terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah kecamatan serta pemerintah desa/kelurahan setempat, guna memantau kondisi di masing-masing wilayah.

“Sejauh ini kami belum menerima laporan terjadinya banjir di wilayah lain. Kendati demikian, kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap waspada, khususnya masyarakat yang tinggal di bantaran sungai,” demikian Karya.

Baca juga: Dinkes Gumas perkuat kompetensi tenaga kesehatan hadapi potensi bencana dan KLB

Baca juga: Pemkab Gumas matangkan rencana pembangunan BBI di Kecamatan Rungan

Baca juga: Silaturahmi TP PKK Kapuas dan Gunung Mas perkuat sinergi antar daerah



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026