Pemkab Barito Timur programkan hilirisasi industri untuk kesejahteraan masyarakat
Sabtu, 19 Agustus 2023 6:38 WIB
Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas. ANTARA/Habibullah
Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas mencanangkan program hilirisasi industri di wilayah kabupaten setempat untuk mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dalam perencanaannya kita ada memiliki pembangkit listrik dekat muara tambang yang ada di Kabupaten Barito Timur,” kata Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, Jumat.
Terkait listrik itu, tujuannya sebagai persiapan dalam memenuhi kebutuhan listrik sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara, di Kalimantan Timur.
Selain itu, akan dicanangkan industri dengan bahan baku utama pasir kuarsa. Pasir kuarsa merupakan bahan baku membuat kaca, filter air, bahan pembuat keramik, bahan pembuatan genteng logam atau metal, bahan pembuatan semen, bahan baku fero silikon, dan silikon karbida bahan abrasit dan lainnya.
Pada umumnya, pasir silika atau pasir kuarsa digunakan dalam bidang konstruksi bangunan. Pasir kuarsa bisa dimanfaatkan sebagai konstruksi atau cor-coran.
Baca juga: DPRD Bartim: Membangun Indonesia jadi Negara maju perlu gotong royong
Selain itu, pasir kuarsa juga bisa digunakan untuk bahan genteng metal/logam yang bisa meredam suara hujan. Pasir silika juga menjadi bahan baku utama pabrik industri keramik.
Menurut pria yang meraih gelar doktor di bidang ekonomi itu, Kabupaten Barito Timur yang memiliki luas 3.834 meter persegi itu memiliki sumber daya alam pasir kuarsa yang cukup melimpah di beberapa wilayah, terutama di Kecamatan Paju Epat.
“IUP pasir kuarsa ada beberapa di Kabupaten Barito Timur. Ada yang dari luar daerah yang memiliki IUP tersebut,” katanya.
Untuk itu, Ampera meminta masyarakat Kabupaten Barito Timur bersiap memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk dimanfaatkan sebagai peluang dalam industri hilirisasi tersebut. Dengan dimanfaatkan sebaik-baiknya maka bisa berdampak positif pada perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap Penjabat Bupati Barito Timur maupun pemimpin yang akan datang memanfaatkan ini sebagai upaya untuk menunjang pembangunan dan dapat mensejahterakan masyarakat,” demikian AMpera AY Mebas.
Baca juga: Kebakaran lahan mulai terjadi di Barito Timur
Baca juga: Bupati Bartim: Isi kemerdekaan dengan pembangunan untuk Indonesia Maju
Baca juga: Bupati Bartim ajak semua pihak jaga kondusivitas di tahun politik
“Dalam perencanaannya kita ada memiliki pembangkit listrik dekat muara tambang yang ada di Kabupaten Barito Timur,” kata Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, Jumat.
Terkait listrik itu, tujuannya sebagai persiapan dalam memenuhi kebutuhan listrik sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara, di Kalimantan Timur.
Selain itu, akan dicanangkan industri dengan bahan baku utama pasir kuarsa. Pasir kuarsa merupakan bahan baku membuat kaca, filter air, bahan pembuat keramik, bahan pembuatan genteng logam atau metal, bahan pembuatan semen, bahan baku fero silikon, dan silikon karbida bahan abrasit dan lainnya.
Pada umumnya, pasir silika atau pasir kuarsa digunakan dalam bidang konstruksi bangunan. Pasir kuarsa bisa dimanfaatkan sebagai konstruksi atau cor-coran.
Baca juga: DPRD Bartim: Membangun Indonesia jadi Negara maju perlu gotong royong
Selain itu, pasir kuarsa juga bisa digunakan untuk bahan genteng metal/logam yang bisa meredam suara hujan. Pasir silika juga menjadi bahan baku utama pabrik industri keramik.
Menurut pria yang meraih gelar doktor di bidang ekonomi itu, Kabupaten Barito Timur yang memiliki luas 3.834 meter persegi itu memiliki sumber daya alam pasir kuarsa yang cukup melimpah di beberapa wilayah, terutama di Kecamatan Paju Epat.
“IUP pasir kuarsa ada beberapa di Kabupaten Barito Timur. Ada yang dari luar daerah yang memiliki IUP tersebut,” katanya.
Untuk itu, Ampera meminta masyarakat Kabupaten Barito Timur bersiap memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk dimanfaatkan sebagai peluang dalam industri hilirisasi tersebut. Dengan dimanfaatkan sebaik-baiknya maka bisa berdampak positif pada perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap Penjabat Bupati Barito Timur maupun pemimpin yang akan datang memanfaatkan ini sebagai upaya untuk menunjang pembangunan dan dapat mensejahterakan masyarakat,” demikian AMpera AY Mebas.
Baca juga: Kebakaran lahan mulai terjadi di Barito Timur
Baca juga: Bupati Bartim: Isi kemerdekaan dengan pembangunan untuk Indonesia Maju
Baca juga: Bupati Bartim ajak semua pihak jaga kondusivitas di tahun politik
Pewarta : Habibullah
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Barut komitmen pengadaan tanah Jembatan Lahei transparan dan berkeadilan
26 February 2026 21:38 WIB
Dinas PUPR dan Kejari Barut bersinergi pendampingan hukum 18 paket pekerjaan
26 February 2026 20:46 WIB
Terpopuler - Barito Timur
Lihat Juga
Pemkab Bartim sinkronkan program prioritas 2027 dan hasil musrenbang kecamatan 2026
26 February 2026 14:40 WIB
Bupati Bartim: Jadikan Ramadhan jaga perilaku dan perkuat kepedulian sosial
25 February 2026 15:52 WIB
Tindaklanjuti Perbup Manajemen Risiko, OPD di Bartim diminta tingkatkan sadar risiko
25 February 2026 14:06 WIB
Sekda Bartim: Safari Ramadan upaya lebih mendekatkan pemerintah dengan masyarakat
24 February 2026 16:21 WIB
Bupati Bartim tandatangani verifikasi IPPR dan RDTR di Kementerian ATR/BPN
12 February 2026 22:34 WIB
Musrenbangcam Patangkep Tutui hasilkan 50 usulan prioritas pembangunan 2027
12 February 2026 16:56 WIB
Penghargaan ke PT Bartim Coalindo berpolemik, BPBD Damkar Bartim minta maaf
11 February 2026 16:45 WIB