Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Bartim himpun 173 usulan dari 11 desa saat musrenbangcam Awang

Rabu, 11 Februari 2026 16:28 WIB
Image Print
Suasana musrenbang di Kecamatan Awang, Rabu (11/2/2026). ANTARA/HO-MMC Bartim.

Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, berhasil menghimpun 173 usulan dari 11 desa saat digelarnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (musrenbangcam) di Awang, Rabu.

Camat Awang, Fernando usai melaksanakan musrenbangcam mengatakan 173 usulan itu, 27 diantaranya berasal dari tingkat kecamatan dan instansi terkait seperti Polsek, Koramil, Puskesmas, UPT pendidikan dan lainnya.

"Sementara 146 usulan berasal dari 11 desa yang tersebar di Kecamatan Awang," tambahnya.

Dia mengakui dari ratusan usulan tersebut, terdapat beberapa yang dinilai sangat prioritas dan mendesak untuk direalisasikan. Salah satunya, melanjutkan pelebaran dan peningkatan jalan Tamiang Layang–Hayaping (Hayabin) yang sebelumnya telah dianggarkan pada 2025.

Fernando mengatakan seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Awang sangat mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur serta perangkat daerah terkait, telah merealisasikan pelebaran jalan tersebut, karena sangat membantu kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Meski begitu, tetap mengusulkan pada 2027 agar dilakukan pelebaran dan peningkatan lanjutan ruas Tamiang Layang–Hayaping," bebernya.

Selain itu, pembangunan Jembatan Sei Awang juga kembali diusulkan. Selama ini jembatan tersebut masih berbahan kayu dan dinilai perlu diganti dengan konstruksi beton demi keselamatan dan kelancaran transportasi warga.

Perbaikan dan peningkatan jalan antar desa di Kecamatan Awang juga menjadi perhatian serius. Beberapa ruas yang disoroti antara lain jalan Hayaping–Binwan, Binwan–Danau–Janah Masawui, Hayaping–Ampari–Piango–Ampah Batu, hingga Hayaping–Takan dan Bantir Raya. Termasuk pula usulan peningkatan jalan Hayaping–Janah Nyari.

"Banyak jalan antar desa yang kondisinya sudah rusak dan sangat membutuhkan penanganan. Kami berharap ada perbaikan, baik melalui tambal sulam maupun pembangunan baru," kata Fernando.

Baca juga: Sekda Bartim minta pramuka susun program strategis lima tahun

Camat awang ini pun juga mengapresiasi peran aktif para kepala desa dan masyarakat yang secara swadaya melakukan perbaikan sementara pada jalan-jalan rusak. Dari masing-masing desa, lanjutnya, telah ditetapkan satu usulan prioritas utama. Di antaranya pembangunan parkir dan halaman Kantor Desa Takan, pembangunan dua jembatan di Desa Bangkirai, pengaspalan jalan Binalagi–Hayaping sepanjang kurang lebih dua kilometer.

Selain itu, pembangunan jembatan di Desa Piango, perbaikan jembatan Semangat dan Berundung di Desa Ampah Batu, pembangunan jembatan Gorton di Janah Masawui, perbaikan jembatan di Desa Binwan, pembangunan drainase di Desa Danau dan Bukit Raya, serta pembangunan beronjong dan siring di Desa Ampari.

Dia menegaskan usulan-usulan tersebut juga selaras dengan program prioritas kepala daerah, khususnya Program Nomor 16 yang menargetkan 100 persen jalan dalam kondisi layak.

"Kami berharap usulan prioritas ini dapat terealisasi pada 2027 sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kecamatan Awang," demikian Fernando.

Adapun musrenbangcam Awang dibuka oleh Bupati Barito Timur yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Osa Awatanu. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur Kariato, Rayanto, dan Trisna Andrilawitni, para Kepala OPD se-Bartim beserta jajaran, unsur Forkopimcam, para Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Awang, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Baca juga: Pastikan suasana ramadhan tertib, Bupati Bartim terbitkan surat edaran

Baca juga: Bupati Bartim jenguk dan bantu warga Lampeong penderita tumor

Baca juga: Perkuat dasar perencanaan anggaran 2027, Pemkab Bartim susun SHS dan HSPK



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026