
Bupati Bartim: Pemanfaatan dana TJSLP harus tetap sasaran

Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, M Yamin mengingatkan sekaligus meminta dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP), harus dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
Seluruh fasilitas umum yang dibangun menggunakan dana TJSLP pun harus sudah bisa digunakan secara optimal pada tahun 2028, kata Yamin pada saat memimpin rapat progres rencana pelaksanaan program TJSLP di rumah jabatan Bupati Bartim di Tamiang Layang, Selasa.
"Semoga apa yang kita rencanakan dan bangun saat ini, bisa memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Bartim," singkat dia.
Adapun rapat yang dipimpin Bupati Bartim itu pun menghasilkan sejumlah poin penting dan instruksi tegas dari unsur pimpinan daerah, di antaranya, Tim Fasilitasi TJSLP diminta untuk segera berkoordinasi dengan pihak PT Rimau Group terkait kejelasan nama Ketua Forum Pelaksana TJSLP.
Pemkab Bartim segera menyurati para pengusaha di sektor pertambangan dan perkebunan, agar mengalokasikan anggaran TJSLP/CSR yang lebih besar di tahun-tahun mendatang dibanding tahun 2026.
Pimpinan daerah menetapkan formula baru untuk pembagian dana TJSLP di tahun mendatang, yaitu 25% difokuskan pada wilayah Ring 1 dan 75 persen dialokasikan untuk tingkat kabupaten.
Bagi pihak ketiga yang sudah memiliki program TJSLP mandiri di tahun 2026, diminta untuk tidak merealisasikannya terlebih dahulu sampai jadwal rapat bersama Tim Fasilitasi berikutnya dilaksanakan dalam waktu dekat.
Sebagai informasi, total usulan anggaran sementara untuk program TJSLP yang terhimpun saat ini diperkirakan mencapai Rp 9,6 Miliar. Tim Fasilitasi program ini nantinya akan melibatkan kerja sama lintas sektor, mulai dari Dinas terkait, DPRD Kab. Barito Timur, unsur desa, hingga keterwakilan pihak perusahaan yang tercantum dalam SK.
Baca juga: Sapi kurban Presiden RI bentuk perhatian ke masyarakat Bartim
Selain fokus pada tata kelola anggaran, rapat ini juga melahirkan poin rekomendasi pembangunan yang berwawasan lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengusulkan, agar setiap pembangunan fasilitas umum ke depan wajib mengutamakan penghijauan dengan memperbanyak penanaman pohon.
Di sisi infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga mendapat instruksi khusus dari Bupati. Untuk itu, Dinas PUPR diminta bergerak cepat untuk memfinalisasi draf rancangan total pengembangan Stadion Patianom, lengkap dengan estimasi keseluruhan biaya yang diperlukan agar program ini bisa segera ditindaklanjuti.
Rapat tersebut dihadiri jajaran dinas terkait, Camat se-Kabupaten Barito Timur, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
(*Kontributor lepas
Baca juga: Pemkab Bartim segera salurkan 20 sapi kurban bantuan Pemprov Kalteng
Baca juga: Bupati minta masyarakat Bartim berikan data akurat saat Sensus Ekonomi 2026
Baca juga: Hengky A Garu dikukuhkan jadi Ketua DAD Barito Timur
Pewarta : Cakre (*
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
