Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Bartim pimpin panen padi gunakan Combine Harvester di Kalamus

Rabu, 6 Mei 2026 16:34 WIB
Image Print
Bupati Barito Timur M Yamin menaiki combine harvester saat panen padi di Desa Kalamus, Rabu (6/5/2026). ANTARA/HO-MMC Bartim.

Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, M Yamin merasa panen padi di Desa Kalamus, Kecamatan Paku, menjadi momentum penting transformasi sektor pertanian di kabupaten setempat menuju sistem yang lebih modern dan efisien.

Panen kali ini memiliki nilai istimewa karena didukung penggunaan alat mesin pertanian modern berupa combine harvester, kata Yamin saat memimpin panen padi di Desa Kalamus, Rabu.

"Teknologi ini langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjawab berbagai tantangan di lapangan," ucapnya.

Selain itu, menurut dirinya, penggunaan teknologi tersebut menjadi sinyal kuat pertanian di Bartim untuk bergerak maju menuju sistem yang cerdas, efisien dan produktif.

Yamin mengatakan penggunaan combine harvester mampu meningkatkan efisiensi waktu panen yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari menjadi hanya hitungan jam per hektare.

"Teknologi ini juga mampu menekan kehilangan hasil panen serta menjadi solusi atas keterbatasan tenaga kerja di sektor pertanian," kata dia.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Bartim itu pun menekankan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah, dapat dikelola dengan baik melalui Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA), agar dapat dimanfaatkan secara merata oleh seluruh kelompok tani.

"Saya mengingatkan pentingnya perawatan alat serta pengaturan jadwal penggunaan secara terkoordinasi," kata Yamin.

Di Desa Kalamus sendiri, terdapat dua unit combine harvester bantuan pemerintah yang diharapkan mampu mendukung peningkatan hasil produksi pertanian sekaligus mendorong minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian modern.

Baca juga: Bupati Yamin minta GTRA percepat pelaksanaan reforma agraria di Bartim

Bupati Bartim menegaskan komitmen pemerintah kabupaten dalam mendukung swasembada pangan melalui peningkatan infrastruktur pertanian seperti jalan usaha tani dan jaringan irigasi, serta pendampingan berkelanjutan oleh penyuluh pertanian.

Dia pun mengingatkan sektor pertanian ke depan akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim hingga regenerasi petani. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, petani, TNI, penyuluh, akademisi, dan dunia usaha untuk menciptakan pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.

"Saya mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah menuju Barito Timur, yang mandiri pangan dan sejahtera," demikian Yamin.

Kegiatan panen bersama ini secara resmi dibuka oleh Bupati M Yamin sebagai simbol dimulainya panen padi sawah di wilayah tersebut.

(*Kontributor lepas

Baca juga: Disdukcapil pastikan 263 NIK warga binaan rutan di Bartim valid

Baca juga: Bupati Bartim minta perusahaan tambang ikut jaga jalan kabupaten

Baca juga: Pemkab Bartim gelar pengembangan literasi berbasis inklusi sosial



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026