Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Bartim minta perusahaan tambang ikut jaga jalan kabupaten

Rabu, 29 April 2026 10:05 WIB
Image Print
Bupati Barito Timur M Yamin. ANTARA/HO-MMC Bartim.

Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, M Yamin menegaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan perusahaan besar swasta, khususnya bidang pertambangan, turut memanfaatkan infrastruktur jalan kabupaten.

Meski begitu, dirinya tetap mengingatkan sekaligus mengharapkan pemanfaatan jalan kabupaten oleh perusahaan harus diatur dengan baik, dan ada kontribusi yang jelas serta adil terhadap daerah.

"Perusahaan pun harus tetap ikut menjaga kondisi infrastruktur jalan, agar tidak cepat rusak," kata Yamin di Tamiang Layang, kemarin.

Dia pun memastikan bahwa pengaturan pemanfaatan jalan kabupaten oleh perusahaan, sama sekali tidak mempersulit ataupun menghambat investasi di kabupaten setempat. Hanya saja, orang nomor satu di lingkup Pemkab Bartim ini menginginkan semuanya berjalan sesuai aturan.

Yamin mengatakan, pemanfaatan aset daerah, khususnya jalan kabupaten, harus memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat. Untuk itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan keberlanjutan infrastruktur.

"Itulah kenapa perusahaan, khususnya di sektor pertambangan, harus memiliki tanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan, terutama terkait penggunaan jalan," tandas Yamin.

Sebelumnya, Bupati beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bartim, melakukan rapat pemanfaatan aset daerah jalan Kabupaten, melalui agenda expose crossing bersama sejumlah perusahaan tambang, Selasa (28/4/2026).

Rapat dipimpin langsung M Yamin dan dihadiri Asisten II Amrullah, staf ahli bupati, kepala OPD terkait, serta perwakilan dari PT Rimau Grup dan PT BNJM.

Baca juga: Pemkab Bartim siapkan 30 orang ikuti Komcad tingkat Kalteng

Kegiatan diawali dengan laporan dari Kepala Bapenda Barito Timur, Suma Wara Maharati, serta Kepala Dinas Perhubungan, Bertolomeus, yang memaparkan kondisi terkini pemanfaatan jalan kabupaten oleh perusahaan serta potensi pendapatan daerah dari sektor tersebut.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan paparan teknis dari Kepala Bidang Retribusi dan Pendapatan Lainnya Bapenda, Warto, serta Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan, Davit Anggen, yang menguraikan mekanisme retribusi serta aspek pengaturan lalu lintas angkutan tambang di jalan kabupaten.

Diskusi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan berlangsung dinamis, dipandu oleh Asisten II Amrullah bersama Staf Ahli Bupati Avianson. Sejumlah masukan dan tanggapan dari pihak perusahaan turut menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan ke depan.
(*Kontributor lepas

Baca juga: PKK Bartim tingkatkan kualitas perempuan lewat vaksin HPV

Baca juga: Pemkab Bartim gelar pengembangan literasi berbasis inklusi sosial

Baca juga: OPD Bartim diminta kirim ASN ikuti pelatihan Komcad 2026



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026