Kuala Kurun (ANTARA) -
Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Jaya S Monong mengapresiasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) kabupaten setempat yang menyelenggarakan trail adventure jelajah alam Situs Tambun Bungai.
 
“Melalui kegiatan ini saya harap Situs Tambun Bungai yang terletak di Desa Tumbang Pajangei Kecamatan Tewah semakin dikenal masyarakat luas,” ucapnya saat melepas peserta trail adventure di Kuala Kurun, Sabtu.
 
Tambun dan Bungai adalah tokoh legendaris Kalteng yang berasal dari Gunung Mas. Nama mereka bahkan menjadi rujukan bagi Kalteng yang mempunyai julukan ‘Bumi Tambun Bungai’.
 
Walau demikian, diperkirakan tidak banyak masyarakat yang mengetahui Tambun dan Bungai berasal dari Gunung Mas, serta situsnya berada di Tumbang Pajangei Kecamatan Tewah.
 
Oleh sebab itu, melalui trail adventure ini diharap keberadaan situs Tambun Bungai semakin diketahui oleh masyarakat luas sekaligus mendorong masyarakat berkunjung ke sana.
 
“Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi pecinta olahraga motor sekaligus kita memperkenalkan salah satu objek wisata yang ada di Gunung Mas yakni situs Tambun Bungai,” terangnya.

Baca juga: Wabup Gumas: Sikapi perbedaan pilihan dalam Pemilu 2024 dengan bijaksana
 
Sementara itu, Ketua IMI Gunung Mas, Evandi mengatakan trail adventure jelajah alam Situs Tambun Bungai diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.
 
Dalam pelaksanaannya, trail adventure mengambil start di Kuala Kurun untuk kemudian para peserta menuju situs Tambun Bungai di Tumbang Pajangei. Di desa tersebut juga akan dilakukan sejumlah bakti sosial.
 
“Ke depan jika memungkinkan trail adventure akan kembali dilaksanakan di Gunung Mas, karena sangat banyak usulan yang disampaikan kepada kami agar trail adventure kembali dilaksanakan,” tutur Evandi.
 
Ketua panitia kegiatan, Meidarno Gantar menyampaikan trail adventure jelajah alam Situs Tambun Bungai diikuti 222 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Kalteng bahkan Kalimantan Selatan.
 
“Untuk lokasi adventure, para peserta melewati jalur situs Tambun Bungai, Goa Pondan, dan Air Terjun Danum Bahandang,” demikian Meidarno Gantar.

Baca juga: DPRD Gumas berharap nilai kepahlawanan ditanamkan sejak dini

Baca juga: Pemkab Gumas siap berbagi 'resep' mendapat penetapan hutan adat

Baca juga: Legislator Gunung Mas harapkan Manuhing jadi sentra peternakan kambing

Pewarta : Chandra
Editor : Muhammad Arif Hidayat
Copyright © ANTARA 2024