Jokowi akui tak dapat undangan HUT PDIP
Selasa, 9 Januari 2024 15:13 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) bersama Presiden Joko Widodo (tengah) dan bacapres Ganjar Pranowo (kiri) mengikuti pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDI Perjuangan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9/2023). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/Spt/aa.
Jakarta (ANTARA) - Calon Presiden RI Ganjar Pranowo mengatakan bahwa urusan negara nomor satu terkait dengan ketidakhadiran Presiden RI Joko Widodo pada peringatan Hari Ulang Tahun Ke-51 PDI Perjuangan, Rabu (10/1).
Ganjar mengaku tak mempersoalkan kabar ketidakhadiran Jokowi dalam HUT PDI Perjuangan bila menyangkut kepentingan negara. Pasalnya, Jokowi diagendakan melakukan kunjungan kenegaraan ke negara ASEAN, Filipina.
"Katanya mau ke Filipina?" tanya Ganjar usai bertemu dengan nelayan dan sukarelawan di Kantor Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap, Jawa Tengah, Selasa.
Ia lantas mengatakan, "Kalau beliau mau kunjungan ke luar negeri, ya, saya kira urusan negara nomor satu."
Sementara itu, Ganjar memastikan bahwa dirinya akan hadir pada HUT PDI Perjuangan.
"Datang dong," ucap Ganjar.
Sebelumnya, Senin (8/1), Presiden RI Joko Widodo mengaku belum mendapatkan undangan untuk menghadiri perayaan HUT Ke-51 PDI Perjuangan pada hari Rabu (10/1).
"Belum dapat undangan," kata Jokowi singkat usai meresmikan Jalan Tol Pamulang-Cinere-Raya Bogor di Gerbang Tol Limo Utama, Depok, Jawa Barat, Senin.
Jokowi mengatakan hal itu ketika menjawab pertanyaan awak media apakah akan menghadiri ulang tahun partai yang mengusungnya menjadi presiden selama dua periode itu.
Sementara itu, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan bahwa Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan ke luar negeri bertepatan dengan perayaan HUT Ke-51 PDI Perjuangan.
"Ada rencana memang ke beberapa negara ASEAN, tetapi kepastiannya nanti saya sampaikan lagi," kata Ari di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (5/1).
Menurut Ari, Presiden Jokowi kemungkinan tidak akan menghadiri HUT Ke-51 PDI Perjuangan jika memang ada lawatan ke luar negeri.
Perayaan HUT PDI Perjuangan kali ini akan digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, mengusung tema Satyam Eva Jayate yang berarti kebenaran pasti menang.
Acara tersebut akan dibuka dengan pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Ganjar mengaku tak mempersoalkan kabar ketidakhadiran Jokowi dalam HUT PDI Perjuangan bila menyangkut kepentingan negara. Pasalnya, Jokowi diagendakan melakukan kunjungan kenegaraan ke negara ASEAN, Filipina.
"Katanya mau ke Filipina?" tanya Ganjar usai bertemu dengan nelayan dan sukarelawan di Kantor Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap, Jawa Tengah, Selasa.
Ia lantas mengatakan, "Kalau beliau mau kunjungan ke luar negeri, ya, saya kira urusan negara nomor satu."
Sementara itu, Ganjar memastikan bahwa dirinya akan hadir pada HUT PDI Perjuangan.
"Datang dong," ucap Ganjar.
Sebelumnya, Senin (8/1), Presiden RI Joko Widodo mengaku belum mendapatkan undangan untuk menghadiri perayaan HUT Ke-51 PDI Perjuangan pada hari Rabu (10/1).
"Belum dapat undangan," kata Jokowi singkat usai meresmikan Jalan Tol Pamulang-Cinere-Raya Bogor di Gerbang Tol Limo Utama, Depok, Jawa Barat, Senin.
Jokowi mengatakan hal itu ketika menjawab pertanyaan awak media apakah akan menghadiri ulang tahun partai yang mengusungnya menjadi presiden selama dua periode itu.
Sementara itu, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan bahwa Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan ke luar negeri bertepatan dengan perayaan HUT Ke-51 PDI Perjuangan.
"Ada rencana memang ke beberapa negara ASEAN, tetapi kepastiannya nanti saya sampaikan lagi," kata Ari di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (5/1).
Menurut Ari, Presiden Jokowi kemungkinan tidak akan menghadiri HUT Ke-51 PDI Perjuangan jika memang ada lawatan ke luar negeri.
Perayaan HUT PDI Perjuangan kali ini akan digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, mengusung tema Satyam Eva Jayate yang berarti kebenaran pasti menang.
Acara tersebut akan dibuka dengan pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Pewarta : Narda Margaretha Sinambela
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Stop hoaks! Purbaya tegaskan tak pernah nyatakan dana Rp1.000 triliun hilang di era Jokowi
21 November 2025 22:39 WIB
FKDT: Penegakan hukum atas tuduhan ijazah palsu Jokowi bukti polisi bertindak profesional
11 November 2025 17:22 WIB
Nadiem serahkan dana pengadaaan laptop Chromebook Rp450 triliun ke Jokowi hoaks!
21 July 2025 12:58 WIB