Kuala Kurun (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah bersama ratusan pengawas ad hoc akan mengawasi pendistribusian logistik Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 di daerah setempat.

Pengawas ad hoc yang dimaksud mulai dari Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dan sekretariat, Pengawas Kelurahan/Desa (PKD), hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), ucap Ketua Bawaslu Gunung Mas Yepta H Jinal di Kuala Kurun, Rabu.

“Sebanyak 553 orang pengawas ad hoc akan mengawasi pendistribusian logistik di Gunung Mas, dengan rincian 36 orang Panwascam, 127 orang PKD, dan 390 orang PTPS. 96 orang sekretariat Panwascam juga akan ikut mengawasi,” sambungnya.

Pengawasan akan dilakukan secara berjenjang, sejak dimulainya pendistribusian dari Gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunung Mas yang terletak di Kuala Kurun, berlanjut ke kecamatan, desa/kelurahan, hingga ke TPS.

Dia menjelaskan, ratusan pengawas ad hoc, baik itu Panwascam, PKD, maupun PTPS, sudah mengikuti berbagai bimbingan teknis terkait kepemiluan, termasuk dalam hal pengawasan penyaluran distribusi logistik.

Diharap nantinya mereka bisa menjalankan tugas dengan baik dalam mengawasi pendistribusian logistik. Terlebih mereka merupakan penduduk setempat yang sudah mengetahui medan pendistribusian logistik.

Baca juga: 2.820 kepala keluarga di Gunung Mas terima bantuan pangan

“Kami juga akan berkoordinasi dengan KPU Gunung Mas dan para pemangku kepentingan lainnya terkait pendistribusian logistik, supaya semua berjalan dengan baik, aman dan lancar,” kata Yepta.

Sebelumnya, Ketua KPU Gunung Mas Elfrinst G Tumon mengatakan bahwa pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2024 di daerah setempat akan menggunakan jalur darat dan air.

Pendistribusian logistik menggunakan jalur air rencananya akan dilakukan untuk dua desa. Dua desa yang dimaksud yakni Luwuk Kantor Kecamatan Rungan dan Tumbang Posu Kecamatan Damang Batu.

Pendistribusian ke Luwuk Kantor dan Tumbang Posu awalnya dilakukan dengan menggunakan jalur darat. Kemudian nanti di satu titik akan dilanjutkan dengan menggunakan perahu mesin hingga sampai ke tujuan.

Lebih lanjut, KPU Gunung Mas sedang melakukan penyusunan dan pengepakan logistik pemilu, yang ditargetkan selesai pada H-7 pemungutan suara. Untuk pendistribusian rencananya dilakukan pada H-2 dan H-1.

“Bisa juga pendistribusian dilakukan pada H-3, jika kami menghadapi kondisi tertentu. Kondisi tertentu yang dimaksud di sini antara lain jalan rusak, jembatan putus, atau jalan banjir,” demikian Elfrinst.

Baca juga: Wabup Gumas: Kick off PBJ pastikan pembangunan berjalan tepat waktu

Baca juga: Legislator dukung pengembangan bakat seni generasi muda Gumas

Baca juga: Pemkab Gumas bantu pemenuhan gizi warga cegah stunting


Pewarta : Chandra
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024