Maruarar Sirait bergabung ke Gerindra
Rabu, 10 April 2024 22:44 WIB
Mantan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait berbicara kepada awak media saat berkunjung ke acara open house Menteri Investasi Bahlil Lahadalia di rumah dinasnya di Kuningan, Jakarta, Rabu (10/4/2024). ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak
Jakarta (ANTARA) - Mantan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait saat ini sedang mengurus kartu tanda anggota (KTA) untuk bergabung di Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.
"KTA-nya belum, tentu berproses ya. Tentu ada syarat, apa, kita harus memenuhinya," kata Maruarar kepada awak media saat berkunjung ke acara "open house" Menteri Investasi Bahlil Lahadalia di rumah dinasnya di Kuningan Jakarta, Rabu.
Maruarar menuturkan akan mengikuti seluruh persyaratan atau proses untuk memiliki keanggotaan di partai tersebut.
"Ya saya kan mengikuti dong aturan main yang ada sebagai anggota baru, tentu kan harus sabar, itu berproses," tuturnya.
Ia mengatakan untuk posisi di partai, tentunya berproses dengan posisi awal sebagai anggota biasa. Ia akan mengikuti arahan Prabowo untuk penugasan kegiatan terkait kepartaian.
"Kan sudah dijelasin saya anak buahnya Pak Prabowo," ujarnya.
Sebelumnya, mantan politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengusulkan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi penasihat khusus bagi Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (8/4), dikemukakan alasan pemberian usulan tersebut karena Jokowi punya segudang pengalaman, mulai menjadi Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI.
"Pak Jokowi tentu akan memberi masukan dan menjadi penasihat sebagai orang yang berpengalaman," kata Maruarar ketika memberi sambutan dalam acara Aktivis Nasional dan Sahabat Bang Ara (Maruarar Sirait) gelar buka puasa bersama (bukber) dan santunan kepada 100 anak yatim di Jakarta Pusat, Minggu (7/4).
Prabowo-Gibran, kata dia, juga diyakini akan melanjutkan program-program baik dari Presiden Jokowi. Untuk itu, Ara, sapaan akrabnya, menekankan agar seluruh aktivis dapat bersatu mendukung pemerintahan Prabowo ketika menjabat sebagai Presiden RI.
"KTA-nya belum, tentu berproses ya. Tentu ada syarat, apa, kita harus memenuhinya," kata Maruarar kepada awak media saat berkunjung ke acara "open house" Menteri Investasi Bahlil Lahadalia di rumah dinasnya di Kuningan Jakarta, Rabu.
Maruarar menuturkan akan mengikuti seluruh persyaratan atau proses untuk memiliki keanggotaan di partai tersebut.
"Ya saya kan mengikuti dong aturan main yang ada sebagai anggota baru, tentu kan harus sabar, itu berproses," tuturnya.
Ia mengatakan untuk posisi di partai, tentunya berproses dengan posisi awal sebagai anggota biasa. Ia akan mengikuti arahan Prabowo untuk penugasan kegiatan terkait kepartaian.
"Kan sudah dijelasin saya anak buahnya Pak Prabowo," ujarnya.
Sebelumnya, mantan politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengusulkan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi penasihat khusus bagi Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (8/4), dikemukakan alasan pemberian usulan tersebut karena Jokowi punya segudang pengalaman, mulai menjadi Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI.
"Pak Jokowi tentu akan memberi masukan dan menjadi penasihat sebagai orang yang berpengalaman," kata Maruarar ketika memberi sambutan dalam acara Aktivis Nasional dan Sahabat Bang Ara (Maruarar Sirait) gelar buka puasa bersama (bukber) dan santunan kepada 100 anak yatim di Jakarta Pusat, Minggu (7/4).
Prabowo-Gibran, kata dia, juga diyakini akan melanjutkan program-program baik dari Presiden Jokowi. Untuk itu, Ara, sapaan akrabnya, menekankan agar seluruh aktivis dapat bersatu mendukung pemerintahan Prabowo ketika menjabat sebagai Presiden RI.
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sinergi Menteri PKP dan BPJS Ketenagakerjaan percepat penyediaan rumah untuk pekerja
25 July 2025 14:02 WIB
Masyarakat tanpa penghasilan tetap dapat rumah gratis dari Kementerian PKP hoaks!
10 May 2025 21:29 WIB
Menteri PKP sebut realisasi KPR subsidi periode 20 Oktober-5 Januari capai 66.349 unit
20 January 2025 21:10 WIB, 2025