RSUD di Bartim optimalkan SIMRS melalui SAPARI
Selasa, 12 November 2024 16:01 WIB
Direktur RSUD Tamiang Layang, dr Vinny Safari bersama Kabag TU Diannie Legalia dan jajaran saat peluncuran inovasi SAPARI di Tamiang Layang, Senin (11/11/2024). ANTARA/HO - Humas RSUD Tamiang Layang.
Tamiang Layang (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah terus berupaya meningkatkan efektivitas penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan inovasi terbaru SAPARI (Sarana Panduan Administrasi).
"SAPARI dirancang sebagai panduan strategis bagi seluruh unit layanan dalam mengoptimalkan SIMRS secara konsisten," kata Direktur RSUD Tamiang Layang, dr Vinny Safari di Tamiang Layang, Selasa.
Adapun SAPARI diinisiasi olehh Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Tamiang Layang, Dianni Legalia pasca mengikuti program Aksi Perubahan dalam Pelatihan, sekaligus peluncuran SAPARI yang bertepatan dengan Evaluasi SIMRS 2024.
Dr Vinny mengatakan optimalisasi SIMRS memberikan manfaat besar bagi peningkatan layanan kesehatan dan mendukung transformasi digital. Sebab, penggunaan SIMRS memudahkan pengelolaan stok obat dan peralatan medis.
"Termasuk mendukung keputusan manajemen, serta meningkatkan layanan terintegrasi, termasuk untuk program jaminan kesehatan seperti BPJS," kata dia.
Selain itu, lanjut dia, SAPARI juga memperkuat integrasi SIMRS dengan sistem BPJS dan Sistem SATUSEHAT Kementerian Kesehatan, menunjukkan komitmen RSUD Tamiang Layang dalam menyediakan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Barito Timur. Untuk itu, peluncuran SAPARI membuat RSUD Tamiang Layang semakin mendekati transformasi digital penuh.
"Tentunya diharapkan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta meningkatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan efisien," kata dr Vinny.
Baca juga: Pemkab Bartim telah ajukan RAPBD 2025 mencapai Rp1,3 triliun
Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Tamiang Layang Dianni Legalia menambahkan, SAPARI dirancang sebagai panduan strategis bagi seluruh unit layanan dalam mengoptimalkan SIMRS secara konsisten. Penerapan SIMRS menghadapi tantangan besar karena memerlukan sumber daya dan anggaran yang signifikan, namun RSUD Tamiang Layang berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem ini.
"Sejak penerapannya, RSUD Tamiang Layang merasakan kemudahan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," kata Dianie.
Dia pun meyakini bahwa SIMRS memungkinkan otomatisasi dan integrasi proses administratif, termasuk penjadwalan, antrian, dan pendaftaran pasien. Sistem ini membantu mengurangi waktu tunggu pasien dan beban kerja staf administrasi, serta menjaga privasi dan keamanan data pasien melalui pengelolaan rekam medis elektronik (ERM).
Baca juga: Pemkab Bartim bantu atasi masalah pelaku UMKM di Kecamatan Awang
Baca juga: Pj Bupati ajak masyarakat Bartim terus meneladani semangat para pahlawan
Baca juga: Pj Bupati Bartim tinjau kesiapan dan keamanan logistik Pilkada 2024
"SAPARI dirancang sebagai panduan strategis bagi seluruh unit layanan dalam mengoptimalkan SIMRS secara konsisten," kata Direktur RSUD Tamiang Layang, dr Vinny Safari di Tamiang Layang, Selasa.
Adapun SAPARI diinisiasi olehh Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Tamiang Layang, Dianni Legalia pasca mengikuti program Aksi Perubahan dalam Pelatihan, sekaligus peluncuran SAPARI yang bertepatan dengan Evaluasi SIMRS 2024.
Dr Vinny mengatakan optimalisasi SIMRS memberikan manfaat besar bagi peningkatan layanan kesehatan dan mendukung transformasi digital. Sebab, penggunaan SIMRS memudahkan pengelolaan stok obat dan peralatan medis.
"Termasuk mendukung keputusan manajemen, serta meningkatkan layanan terintegrasi, termasuk untuk program jaminan kesehatan seperti BPJS," kata dia.
Selain itu, lanjut dia, SAPARI juga memperkuat integrasi SIMRS dengan sistem BPJS dan Sistem SATUSEHAT Kementerian Kesehatan, menunjukkan komitmen RSUD Tamiang Layang dalam menyediakan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Barito Timur. Untuk itu, peluncuran SAPARI membuat RSUD Tamiang Layang semakin mendekati transformasi digital penuh.
"Tentunya diharapkan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta meningkatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan efisien," kata dr Vinny.
Baca juga: Pemkab Bartim telah ajukan RAPBD 2025 mencapai Rp1,3 triliun
Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Tamiang Layang Dianni Legalia menambahkan, SAPARI dirancang sebagai panduan strategis bagi seluruh unit layanan dalam mengoptimalkan SIMRS secara konsisten. Penerapan SIMRS menghadapi tantangan besar karena memerlukan sumber daya dan anggaran yang signifikan, namun RSUD Tamiang Layang berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem ini.
"Sejak penerapannya, RSUD Tamiang Layang merasakan kemudahan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," kata Dianie.
Dia pun meyakini bahwa SIMRS memungkinkan otomatisasi dan integrasi proses administratif, termasuk penjadwalan, antrian, dan pendaftaran pasien. Sistem ini membantu mengurangi waktu tunggu pasien dan beban kerja staf administrasi, serta menjaga privasi dan keamanan data pasien melalui pengelolaan rekam medis elektronik (ERM).
Baca juga: Pemkab Bartim bantu atasi masalah pelaku UMKM di Kecamatan Awang
Baca juga: Pj Bupati ajak masyarakat Bartim terus meneladani semangat para pahlawan
Baca juga: Pj Bupati Bartim tinjau kesiapan dan keamanan logistik Pilkada 2024
Pewarta : Habibullah
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
ASN Diskominfops Bartim didampingi KP2KP Tamiang laporkan SPT tahunan 2025
04 February 2026 15:50 WIB
Ditjenpas Kalteng pastikan tindak tegas pelanggaran kode etik di Rutan Tamiang Layang
20 January 2026 9:51 WIB
ANTARA-Pemkab Bartim perkuat kemitraan, sinergi optimalkan sebaran informasi pembangunan
16 October 2025 11:32 WIB
Optimalkan penanganan karhutla, Bupati Bartim instruksikan kepala perangkat daerah jadi relawan
16 October 2025 11:13 WIB
Terpopuler - Barito Timur
Lihat Juga
ASN Bapenda Bartim diberikan pemahaman terkait pelaporan SPT Tahunan melalui Coretax
02 March 2026 15:54 WIB
Pemkab Bartim sinkronkan program prioritas 2027 dan hasil musrenbang kecamatan 2026
26 February 2026 14:40 WIB