Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) dan Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah (Kalteng) meningkatkan sinergi program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat lewat jalur pendidikan.
"Sumber Daya Manusia unggul menjadi modal awal dan modal jangka panjang dalam memajukan pembangunan. UMPR akan selalu siap bersinergi dengan Pemkab Sukamara," kata Rektor UMPR Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf di Palangka Raya, Rabu.
Pernyataan itu diungkapkan Yusuf usai menerima kunjungan Bupati Sukamara terpilih Masduki di Kampus 2 UMPR Jalan Anggrek, kawasan Lingkar Luas Kota Palangka Raya.
“Kami ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Pak Bupati bersama pejabat lainnya, yang berkaitan berkunjung ke kampus UMPR. Pak Bupati, kami selama ini telah mengikuti perkembangan Sukamara selama ini, termasuk transisi kepemimpinan dan dinamika sosial politik yang menyertainya,” katanya.
Untuk itulah, sebut Rektor, sebagai perguruan tinggi terbesar di Kalimantan Tengah, UMPR siap mengawal dan berkolaborasi dengan Bupati dalam mewujudkan visi dan misi serta ekspektasi masyarakat, terutama dalam peningkatan SDM, peningkatan kesejahteraan dan memajukan pembangunan, di daerah berbatasan dengan provinsi tetangga Kalbar itu.
UMPR juga siap mengawal Kabupaten Sukamara sebagai bagian dari daerah penyangga IKN yang perlu bergerak cepat untuk mempersiapkan masyarakat lokal, agar adaptif terhadap perkembangan dan berbagai kemajuan sehingga bisa bersaing dalam berbagai peluang usaha dan pengembangan diri.
"Upaya ini dalam menjawab terkait pernyataan wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo tentang pesan Presiden RI agar Kalteng dapat menyiapkan sebagai bagian dari wilayah harapan Indonesia Baru,” ucap Rektor.
Rektor juga mengungkapkan, pihaknya membuka selebar-lebarnya untuk putra putri Sukamara untuk masuk UMPR. Baik itu mandiri, skema beasiswa Pemprov Kalteng maupun beasiswa Pemkab Sukamara sendiri.
Saat ini, sebutnya, UMPR membuka penerimaan mahasiswa baru untuk menimba ilmu pengetahuan pada 29 Program Studi Strata Satu (S1) Sarjana dan Strata Dua (S2) Magister untuk masa perkuliahan semester ganjil mulai September 2025.
Dari 29 Prodi pada 10 Fakultas di UMPR itu termasuk tiga Prodi Baru yang ditugaskan Kementerian Diktisainsristek untuk UMPR sebagai penyelenggara yaitu Prodi Sarjana Kedokteran, Prodi Pendidikan Profesi Dokter, dan Prodi Sarjana Terapan Teknik Laboratorium Medik.
Ke-29 Prodi yang disiapkan untuk menjadi pilihan para calon mahasiswa UMPR itu terbagi pada empat lokasi kampus di dalam Kota Palangka Raya yaitu untuk Kampus-1 Jl RTA.Milono Km 1,5 Palangka Raya ada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (FBIT) dan Fakultas Bisnis dan Informatika (FBI).
Baca juga: UMPR dirikan Pusat Riset dan Laboratorium Orang Utan, Satwa Langka dan Penyakit Tropis
Pada Kampus-2 di Jalan Anggrek-Jl Mahir Mahar lingkar luar Kelurahan Kereng Bangkirai ada Fakultas Kedokteran (FK) dengan Prodi Sarjana Kedokteran, Prodi Pendidikan Profesi Dokter, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKES) pilihan Prodi Diploma Tiga Farmasi, Diploma Tiga Analis Kesehatan, Prodi Sarjana Terapan Laboratorium Medik.
Pada Kampus-3 menjadi pusat kegiatan tiga fakultas yaitu FKIP, Fapertahut, dan Fakultas Psikologi. Untuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) pilihan Prodi Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar,
Prodi Sarjana Bimbingan Konseling, Prodi sarjana Pendidikan Ekonomi, Prodi Pendidikan Profesi Guru, dan Prodi S2 Magister Pendidikan Dasar serta dalam proses Pembukaan Prodi S3 Program Doktoral Pendidikan.
Untuk Kampus-4 di Jalan Anggrek PCPR Kelurahan Langkai Kota Palangka Raya menjadi pusat aktivitas pembelajaran Fakultas Hukum dengan Prodi Sarjana Hukum.
Sementara Bupati Sukamara Masduki menyatakan, terima kasihnya karena kedatangannya ke UMPR disambut hangat oleh Rektor dan jajarannya.
Dia menyebutkan, peningkatan kualitas SDM masyarakat Sukamara dilakukan melalui optimalisasi program pendidikan formal dan non formal, dengan menggandeng para pihak yang konsen pada bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
”Untuk mewujudkannya, kami ingin adanya kolaborasi dengan UMPR dan sinergisitas. Dengan meningkatkan apa yang telah ada saat ini di kabupaten kami,” kata Masduki yang akan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Bupati Sukamara pada 20 Februari 2025 di Jakarta.
Pemkab Sukamara ke depan berupaya meningkatkan anggaran pendidikan serta pembiayaan bagi masyarakat agar dapat mengakses pendidikan, termasuk mengirim lebih banyak Putra-Putri asal Sukamara untuk dapat menuntut ilmu ke daerah yang memiliki fasilitas pendidikan relative memadai seperti di Palangka Raya.
Secara bersamaan, sebutnya, Pemkab Sukamara perlu melengkapi sarana pendidikan pada semua tingkatan mulai PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Sekolah Lanjutan Tingkat Atas hingga Perguruan Tinggi untuk memfasilitasi warga setempat untuk dapat mengakses pendidikan formal dengan menggandeng para pihak di luar kabupaten.
Kunjungan Bupati Sukamara ke UMPR, bersama Wakil Ketua DPRD Sukamara M. Rivqi Amrullah, Kepala Dinas Pendidikan H Yunus, SPd, Msi, Kepala Dinas Kesehatan Apt Ari Junita, S.Parm dan Sekretaris Dinas Pendidikan Abu Thalib.
Dalam kesempatan tersebut, dibahas juga secara teknis rencana skema kerjasama, termasuk mendengarkan pemaparan wakil rektor dan para dekan.
Baca juga: Wakil Bupati Kotawaringin Timur sidang tesis Magister Administrasi Publik di UMPR
Baca juga: FBI UMPR ramai diminati mahasiswa baru
Baca juga: PKBH Fakultas Hukum UMPR sukses mediasi perkara