Pangkalan Bun (ANTARA) - Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Pasar Murah di kabupaten setempat, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengendalian inflasi di wilayah setempat.
"Dalam pasar murah itu 200 paket sembako yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan," kata Kasi Datun Kejari Kobar Widhi Jadmikodi di Pangkalan Bun, Kamis.
Selain mendukung pengendalian inflasi, pasar murah itu juga bagian dari rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun ke 66 Kabupaten Kotawaringin Barat, sekaligus wujud nyata kepedulian Kejari Kobar terhadap program pengendalian inflasi daerah.
Dia mengatakan, pada kegiatan tersebut pihaknya bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DisperindagKopUKM) Kobar.
"Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kita, terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Kobar dalam menekan laju inflasi di daerah," ucapnya
Widhi mengatakan kegiatan pasar murah tersebut juga dilaksanakan di enam Kecamatan yang ada di Kabupaten Kobar. Di mana empat kecamatan sudah laksanakan, sementara dua kecamatan sebagian di wilayah Arut Selatan dan Arut Utara, masih menunggu jadwal pelaksanaan.
"Untuk 200 paket ini di salurkan melalui 30 ketua RT, dan untuk hari ini secara simbolis saja sebanyak 10 orang, saya berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat kita," ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kobar Jhonny A Zebua kepada 10 perwakilan RT yang ada di Kelurahan Sidorejo.
Sementara itu, Kepala Disperindagkop Ukm Kobar Alfan Khusnaini menyampaikan, bahwa paket sembako tersebut berupa bahan pokok di antaranya beras 5 kilogram, gula 2 kilogram dan minyak goreng 2 liter.
"Untuk Nilai totalnya sekitar Rp160.000, namun masyarakat cukup menebusnya seharga Rp20.000 per paket," beber dia.
Untuk kegiatan pasar murah tersebut disediakan sebanyak 7.000 paket yang akan didistribusikan keseluruh Kecamatan di Kabupaten Kobar.
"Untuk di Kecamatan Arut Selatan dan Arut Utara ada sebagian daerah yang belum di terealisasikan. Namun itu akan segera terjadwalkan," demikian Alfan Khusnaini.
Baca juga: Harga kebutuhan dapur di Kobar mulai turun
Baca juga: Pemkab Kobar optimalkan digitalisasi tingkatkan layanan dan pajak daerah
Baca juga: Polres Kobar tingkatkan patroli cegah penyalahgunaan BBM
Baca juga: TNI dan Pemkab Kobar kenang aksi heroik 13 penerjun payung