Sampit (ANTARA) - Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah turut mengirim bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera.
"Bantuan ini untuk membantu saudara-saudara kita yang saat ini sedang mengalami bencana. Ini atas inisiasi Bapak Kapolda Kalimantan Tengah. Kami jajaran Polres Kotawaringin Timur ikut berpartisipasi," kata Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain di Sampit, Selasa.
Bencana hebat banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera menimbulkan duka mendalam bangsa ini. Ratusan orang meninggal dunia dan ratusan orang lainnya dinyatakan hilang dalam bencana tersebut.
Resky mengaku prihatin dan menyampaikan duka mendalam atas bencana tersebut, seraya mendoakan agar masyarakat yang mengalami bencana diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Jajaran Polres Kotawaringin Timur ikut terpanggil untuk memberikan bantuan. Harapannya, bantuan tersebut bisa sedikit membantu meringankan korban bencana yang saat ini sangat membutuhkan uluran tangan semua pihak.
Baca juga: Komisi II DPRD Kotim sidak lokasi TPS liar di Sawit Raya
Resky mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian seluruh personel Polres Kotawaringin Timur terhadap korban bencana. Bantuan yang diberikan berupa pakaian, selimut, sarung dan makanan untuk memenuhi keperluan korban bencana dalam menghadapi situasi darurat ini.
Bantuan dari Polres Kotawaringin Timur dan Polres lainnya dikumpulkan di Polda Kalimantan Tengah. Selanjutnya bantuan tersebut didistribusikan ke lokasi bencana yang sudah bisa diakses untuk penyaluran bantuan.
"Kita akan mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada saudara kita yang mengalami bencana di daerah Sumatera, baik di Aceh, Medan maupun Sumatera Barat. Mudah-mudahan ini bermanfaat dan bisa membantu," demikian Resky.
Sementara itu berdasarkan data sementara di laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa (2/12/2025) malam, bencana banjir dan longsor di Sumatera menyebabkan 753 orang meninggal dunia, 650 jiwa dinyatakan hilang dan sekitar 2.600 orang terluka.
Baca juga: Kecamatan Mentawa Baru Ketapang komitmen bersihkan kawasan Eks Golden dari narkoba
Baca juga: Kotim wakili Kalteng di Pemilihan Duta Qasidah Nasional
Baca juga: Kotim wakili Kalteng di Pemilihan Duta Qasidah Nasional