Logo Header Antaranews Kalteng

Turnamen basket pelajar Kotim jadi ajang pembinaan dan investasi SDM

Rabu, 6 Mei 2026 15:29 WIB
Image Print
Pembukaan Turnamen Bola Basket Multi Event Tingkat Pelajar SMA/SMK/MA Se-Kabupaten Kotawaringin Timur 2026, Rabu (6/5/2026). ANTARA/Devita Maulina.

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, meyakini turnamen bola basket pelajar tingkat SMA/SMK/MA 2026, dapat menjadi ajang strategis pembinaan karakter generasi muda, sekaligus investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia setempat.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Kotim, Wim Reinardt Kalawa Benung, saat membuka ajang Turnamen Bola Basket Multi Event Tingkat Pelajar SMA/SMK/MA Se-Kotim, yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Logan, Sampit, Rabu.

"Jadi, kegiatan ini bukan sekadar pertandingan olahraga, melainkan ruang pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai positif di kalangan pelajar," tambahnya

Ia menjelaskan, olahraga bola basket mengajarkan berbagai nilai penting dalam kehidupan, seperti kerja sama tim, disiplin, ketekunan, strategi, kepemimpinan, serta sportivitas.

Melalui turnamen ini juga, para pelajar belajar lebih daripada sekadar menang atau kalah, tetapi menghargai proses, menghormati lawan, mematuhi aturan, serta menjaga semangat kebersamaan.

"Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi bekal utama bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan di masa depan," ujarnya.

Wim menekankan bahwa pemerintah daerah memandang pembinaan olahraga pelajar sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul.

Dari lapangan olahraga, menurutnya, sering lahir individu berprestasi yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki mental kuat dan jiwa kepemimpinan.

"Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga kualitas generasi mudanya, sehingga kegiatan seperti ini perlu terus didukung dan dikembangkan secara berkelanjutan," tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), KONI, panitia, sekolah, hingga pelatih yang telah berkontribusi mensukseskan turnamen tersebut.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam membina generasi muda di Kotim. Selain itu, Wim berpesan kepada para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, menghormati wasit dan lawan, serta menjaga nama baik sekolah dan daerah.

Ia berharap turnamen ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional dan internasional.

"Turnamen ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pelajar, di mana perbedaan bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan untuk bersatu dalam semangat kebersamaan," pungkasnya.

Baca juga: Yudi Aprianur ditunjuk sebagai Plt Camat Baamang

Sementara itu, Kepala Dispora Kotim Muhammad Irfansyah menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga.

"Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter seperti disiplin, sportivitas, tanggung jawab dan semangat pantang menyerah," ucapnya.

Ia berharap melalui turnamen tersebut dapat lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Disamping itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antar pelajar dari berbagai sekolah di Kotim.

Irfansyah juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, termasuk sponsor dan sekolah yang mengirimkan peserta terbaiknya. Partisipasi aktif sekolah menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan potensi peserta didik di bidang olahraga.

Baca juga: Kotim dapat jatah 1.067 hektare Cetak Sawah Rakyat

Ia turut mengingatkan para wasit dan juri untuk menjalankan tugas secara profesional, menjunjung tinggi kejujuran, serta memimpin pertandingan secara adil sesuai aturan yang berlaku.

"Anak-anakku peserta turnamen, ikuti kegiatan ini dengan semangat dan tanggung jawab, tunjukkan kemampuan terbaik, namun tetap junjung tinggi sportivitas dan fair play," pesannya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan utama dalam kompetisi, melainkan pengalaman, kebersamaan, dan pembelajaran yang diperoleh selama mengikuti turnamen.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat tercipta iklim kompetisi yang sehat dan positif, sehingga mampu mendorong peningkatan prestasi olahraga di Bumi Habaring Hurung secara berkelanjutan.

"Dengan adanya pembinaan yang terarah dan berkesinambungan, kita optimis bahwa ke depan akan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga unggul di bidang olahraga," demikian Irfansyah.

Baca juga: Disnakertrans Kotim ajak perusahaan tingkatkan perlindungan pekerja



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026