
Ketua PWI Kalteng berharap Pertamina mampu atasi antrean panjang BBM

Palangka Raya (ANTARA) - Ketua PWI Kalimantan Tengah, M Zainal berharao Pertamina Patra Niaga segera mengambil langkah yang mampu membuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) kembali normal, menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
“Masyarakat harus mengantre berjam-jam bahkan sampai malam di SPBU. Yang dibutuhkan masyarakat sekarang adalah kepastian suplai BBM di lapangan,” katanya di Palangka Raya, Jumat.
Ia menilai kondisi antrean BBM yang terjadi di berbagai daerah di Kalimantan Tengah menunjukkan distribusi energi belum berjalan normal meski Pertamina sebelumnya menyatakan stok BBM dalam kondisi aman.
Pantauan di lapangan, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular hingga ke badan jalan di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya.
“Kondisi ini tentu berdampak luas, mulai dari terganggunya aktivitas masyarakat sampai sektor transportasi dan logistik. Kalau dibiarkan terus, efeknya juga bisa memengaruhi harga kebutuhan pokok,” ucapnya.
Zainal menilai, Pertamina sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap distribusi BBM harus terbuka kepada masyarakat terkait penyebab terjadinya antrean panjang tersebut.
Baca juga: Lahan pembangunan Yonif TP 923 Mentaya mulai disiapkan
Ia mengatakan masyarakat berhak mengetahui apakah persoalan itu dipicu kendala distribusi, peningkatan permintaan, atau faktor lain yang menyebabkan pasokan BBM tidak lancar di lapangan.
“Kalau memang ada kendala distribusi atau persoalan lain, sampaikan secara terbuka. Jangan sampai masyarakat hanya menerima pernyataan stok aman, tetapi kenyataannya sulit mendapatkan BBM,” ujarnya.
Zainal menambahkan kondisi tersebut memunculkan keresahan di tengah masyarakat karena Kalimantan Tengah merupakan daerah penghasil sumber daya alam yang seharusnya tidak mengalami kesulitan memperoleh BBM.
Ia berharap Pertamina segera mengambil langkah konkret agar distribusi BBM kembali normal dan antrean panjang di SPBU tidak terus terjadi.
“Kami meminta Pertamina segera menormalkan suplai BBM sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari,” demikian Zainal.
Baca juga: Kajari Barito Utara ajak perkuat sinergi dan pelayanan masyarakat
Baca juga: Polda Kalteng terapkan ETLE Handheld tindak pelanggar lalu lintas
Baca juga: Pertamina diminta jelaskan kondisi BBM untuk redam kepanikan warga Palangka Raya
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
