Kuala Kurun (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah mencatat sebanyak enam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah beroperasi di lima kecamatan yang diharapkan membawa dampak terhadap perekonomian masyarakat setempat.

“Dari 12 kecamatan yang ada di Gumas, lima kecamatan sudah ada SPBU yakni Sepang, Mihing Raya, Kurun, Rungan, dan Manuhing,” ungkap Sekretaris Disperindag Gumas Yunae di Kuala Kurun, Rabu.

Adapun rinciannya masing-masing satu SPBU di Sepang, Mihing Raya, Rungan, dan Manuhing, serta dua SPBU di Kurun.

SPBU di Mihing Raya merupakan SPBU yang baru saja beroperasi, usai diresmikan oleh Bupati Gumas Jaya S Monong, akhir Januari 2026.

“Di Mihing Raya, tepatnya di Desa Dahian Tambuk, juga terdapat Agen Premium Minyak Solar (APMS),” ungkapnya.

Baca juga: Forum Lansia Mihing Raya Gumas resah didatangi kelompok mengaku dokter

Dalam memenuhi kebutuhan terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM), di Gumas juga terdapat 13 Pertashop, yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Adapun sebaran Pertashop yang dimaksud yakni satu unit di Mihing Raya, empat unit di Kurun, satu unit di Rungan, satu unit di Rungan Barat, empat unit di Manuhing, dan dua unit di Tewah.

Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong saat meresmikan SPBU di Kecamatan Mihing Raya, Senin (26/1), mengatakan kehadiran SPBU merupakan kabar gembira bagi masyarakat, karena akan memberikan kemudahan akses BBM yang lebih terjangkau dan berkualitas.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan.

Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Gumas ini menyebut, dengan adanya SPBU diharap distribusi barang dan jasa semakin lancar, serta mampu memicu tumbuhnya usaha-usaha kecil.

“Dengan diresmikannya SPBU ini Pemkab Gumas berharap pelayanan energi kepada masyarakat semakin optimal, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dan perekonomian daerah,” demikian Jaya.

Baca juga: Seorang pemancing di Gumas meninggal akibat terseret arus Sungai Rungan

Baca juga: Berikut prioritas pembangunan Pemkab Gumas pada 2027

Baca juga: Resmi dimulai, pembangunan Sekolah Rakyat Gumas ditargetkan rampung Juni