Muara Teweh (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, memberikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi pemanfaatan papan interaktif digital (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP) yang digelar Dinas Pendidikan setempat dalam rangka mendukung program digitalisasi pembelajaran serta optimalisasi pemanfaatan bantuan sarana teknologi informasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Kami sangat mendukung program ini. Pemanfaatan Interactive Flat Panel bukan hanya soal pengadaan perangkat, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar dimaksimalkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan kompetensi guru,” ujar Patih Herman AB di Muara Teweh, Rabu (21/1).
Menurut dia, langkah Dinas Pendidikan Barito Utara tersebut merupakan upaya strategis dan visioner dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, khususnya di jenjang SD dan SMP, seiring dengan tuntutan perkembangan teknologi dan era digital.
sosialisasi yang melibatkan ratusan satuan pendidikan tersebut penting untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan pemerintah pusat dapat digunakan secara tepat guna dan berkelanjutan.
“Dengan adanya sosialisasi ini, guru-guru dibekali pemahaman tentang penggunaan, perawatan, hingga dampak pembelajaran interaktif. Ini penting agar bantuan negara tidak sekadar menjadi pajangan, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi peserta didik,” katanya yang akrab dipanggil Athink ini.
Athink juga mengapresiasi penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan IFP sebagai bentuk dukungan terhadap industri nasional, sekaligus mendorong kemandirian teknologi di sektor pendidikan.
Selain itu, ia berharap Dinas Pendidikan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar seluruh satuan pendidikan, termasuk yang berada di wilayah terpencil dan rawan banjir, dapat memanfaatkan perangkat tersebut secara optimal dan aman.
Baca juga: Anggota DPRD Barut apresiasi pertemuan rutin untuk penguatan PAUD
“Kami berharap pemerataan bantuan ini terus berlanjut, dan sekolah-sekolah yang belum menerima agar bersabar. DPRD akan terus mendorong agar program digitalisasi pembelajaran ini berjalan sesuai dengan tujuan Program Strategis Nasional dan sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Athink mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga pemerintah daerah, untuk bersama-sama menyukseskan transformasi digital pendidikan di Kabupaten Barito Utara demi mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.
Baca juga: Legislator Barut: 100 hari kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati fokus kerja nyata
Baca juga: Anggota DPRD Barut dukung peningkatkan kualitas tenaga kerja lokal
Baca juga: Legislator Barut dukung rencana pembangunan mushola di Bandara HMS