Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak goreng alokasi bulan Februari-Maret Tahun 2026, di Balai Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup.

“Untuk alokasi dua bulan yaitu Februari dan Maret 2026, yang penyalurannya dilakukan sekaligus satu kali, maka masing-masing penerima akan memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ujar Wakil Bupati Kapuas, Dodo, dalam kegiatan tersebut, Jumat.

Dodo menjelaskan, bahwa bantuan pangan beras dan minyak goreng ini, sebagai salah satu stimulus ekonomi tahun 2026 merupakan program direktif Presiden yang disalurkan melalui Perum Bulog.

Kabupaten Kapuas sendiri, terdapat sebanyak 34.816 keluarga penerima manfaat. Setiap keluarga menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan serta minyak goreng sebanyak 2 liter per bulan.

Baca juga: Komisi IV DPRD Kapuas soroti kesiapan kontingen hadapi Porprov Kalteng 2026

Dijelaskannya, data penerima bantuan pangan tahun 2026 bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang harus selalu dilakukan pemutakhiran secara berkala setiap bulan, mengingat data sosial ekonomi bersifat dinamis dan menjadi acuan bagi pemerintah dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan.

Menurutnya, program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah bagi keluarga miskin dan rentan miskin, sekaligus sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog atas dukungan program bantuan pangan bagi masyarakat.

Pemerintah daerah juga menugaskan perangkat daerah terkait bersama TKSK, pendamping PKH, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), serta seluruh lurah dan kepala desa untuk mendukung penyaluran program ini agar berjalan dengan baik.

“Semoga penyaluran bantuan ini berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga dapat membantu menangani kerawanan pangan dan kemiskinan di wilayah Kabupaten Kapuas, serta meringankan beban masyarakat penerima selama beberapa waktu ke depan, terlebih dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026,” demikian Dodo.

Baca juga: Komisi IV DPRD Kapuas minta BGN perketat pengawasan SPPG program MBG

Baca juga: Polres Kapuas kerahkan 103 personel gabungan dalam pengamanan Idul Fitri

Baca juga: Pemkab Kapuas dan Balai Jalan Nasional bersinergi pacu pembangunan