Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melakukan pembahasan kesiapan rencana pembangunan Dermaga Waterfront City dari aspek perizinan lingkungan yang dilaksanakan di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas.
“Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan dari sisi perizinan lingkungan, sehingga rencana pembangunan dermaga di kawasan Waterfront City dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Sekda Kapuas, Usis I Sangkai di Kuala Kapuas, Sabtu.
Dalam arahannya, Usis menekankan pentingnya koordinasi antarperangkat daerah. Selain itu perlu sinergi dengan pihak akademisi agar proses perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara komprehensif.
“Pembangunan Dermaga Waterfront City ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kawasan strategis, khususnya dalam meningkatkan konektivitas transportasi sungai sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Usis.
Baca juga: DPRD Kapuas dukung Gerakan Pangan Murah jaga stabilitas harga
Ia juga menegaskan setiap tahapan pembangunan harus memperhatikan aspek lingkungan dan memenuhi seluruh ketentuan perizinan yang berlaku.
“Kita ingin pembangunan ini dipersiapkan dengan matang, termasuk dari sisi kajian lingkungan. Dengan adanya masukan dari pihak ITS Surabaya, diharapkan perencanaan yang dilakukan dapat semakin komprehensif dan sesuai dengan regulasi,” tambahnya.
Melalui rapat tersebut diharapkan dapat teridentifikasi berbagai persyaratan serta langkah-langkah yang perlu dipenuhi dalam proses perizinan lingkungan, sehingga rencana pembangunan. Dermaga Waterfront City di Kabupaten Kapuas dapat direalisasikan secara optimal, tertib regulasi dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang dipimpin oleh Sekda Usis I. Sangkai, dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi terkait serta undangan lainnya. Pembahasan juga dilaksanakan secara hybrid melalui zoom meeting bersama tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang turut memberikan masukan teknis terkait rencana pembangunan tersebut.
Baca juga: Program KHBS mulai didistribusikan kepada masyarakat di Kapuas
Baca juga: Pemkab Kapuas gelar GPM jaga stabilitas harga jelang Idul Fitri
Baca juga: Pemkab Kapuas evaluasi mandiri realisasi Kabupaten Layak Anak 2026