Puruk Cahu (ANTARA) - Pemkab Murung Raya, Kalimantan Tengah segera meluncurkan Program Kartu Hebat Prakerja yang menjadi strategi dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin saat paparan kegiatan kepala daerah dalam rangka Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah, pada dimensi penurunan tingkat pengangguran yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri melalui konferensi video, Rabu (1/4).

”Masalah menurunkan tingkat pengangguran tentunya sudah menjadi program kami di Murung Raya melalui Kartu Hebat Prakerja,” kata Rahmanto di sela kegiatan.

Rahmanto menegaskan arah pembangunan Murung Raya ke depan berfokus pada satu kata kunci utama, yakni peningkatan kesejahteraan, diwujudkan melalui program strategis untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga: Pemkab Murung Raya komitmen jalankan pengelolaan keuangan daerah secara transparan

Program Kartu Hebat Prakerja direncanakan berjalan di tahun 2026 ini hingga sisa akhir masa jabatan pihaknya. Diproyeksikan mampu menciptakan sumber daya manusia yang siap pakai serta langsung dapat terserap di dunia kerja.

“Pemkab Mura juga menyiapkan langkah konkret melalui pelatihan tenaga kerja, termasuk pelatihan alat berat, pendirian balai latihan kerja (BLK), serta pelaksanaan temu investasi setiap tahun bersama para pemangku kepentingan dan perusahaan guna membuka peluang kerja yang lebih luas,” tutur Rahmanto.

Berbagai upaya tersebut bermuara pada satu tujuan utama, yakni pengentasan pengangguran melalui program Kartu Hebat Prakerja sebagai solusi terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemaparan oleh wabup tersebut berlangsung pada pukul 10.45 WIB hingga 11.15 WIB dalam klaster regional Kalimantan bersama sejumlah daerah lainnya.

Baca juga: Wabup Murung Raya minta PPPK tak perlu khawatir

Baca juga: Murung Raya siap selenggarakan MTQ Korpri tingkat provinsi 23-28 Juni 2026

Baca juga: Ketua DPRD Murung Raya minta Musrenbang RKPD prioritaskan pembangunan infrastruktur