Pulang Pisau (ANTARA) - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah Hendri Arroyo mengingatkan ada tiga poin penting kepada operator dan pengelola data untuk memastikan akurasi dalam tahap finalisasi statistik sektoral.
"Tiga poin yang saya tekankan yakni validasi berjenjang, tidak ada perbedaan data antar instansi serta optimalisasi portal data daerah," kata Hendri Arroyo di Pulang Pisau, Kamis.
Menurutnya, keselarasan data antar perangkat daerah menjadi kunci utama dalam menghasilkan statistik sektoral yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia berharap tidak terjadi perbedaan angka pada indikator yang sama di lingkungan pemerintah daerah.
Ia mengatakan, pemanfaatan portal data daerah perlu dioptimalkan agar informasi yang dihasilkan dapat diakses secara terbuka, transparan dan akuntabel agar portal data dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.
"Optimalisasi penggunaan portal data yang telah kita miliki sangat penting agar akses informasi menjadi lebih transparan," ujarnya.
Hendri menegaskan Diskominfostandi memiliki peran strategis sebagai walidata daerah yang tidak hanya bertugas mengumpulkan data. Diskominfostandi juga memastikan seluruh data yang dihasilkan memenuhi prinsip Satu Data Indonesia secara menyeluruh.
"Setiap data yang dihasilkan oleh produsen data wajib memenuhi prinsip Satu Data Indonesia dari standar, metadata hingga interoperabel," tegasnya.
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau bebaskan BPHTB-MBR Program Tiga Juta Rumah
Ia menambahkan, rapat koordinasi pemetaan perencanaan dan finalisasi data statistik sektoral Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2026 merupakan tahapan finalisasi.
Koordinasi ini, terangnya, bertujuan melakukan kurasi terakhir terhadap data sebelum dipublikasikan agar memenuhi standar yang telah ditetapkan nasional maupun daerah.
"Tahap finalisasi ini untuk memastikan data yang dipublikasikan telah memenuhi standar data," katanya.
Data statistik sektoral, papar Hendri, memiliki peran penting sebagai dasar dalam perumusan. Kebijakan pembangunan harus berdasar kepada keakuratan dan validitas data yang tidak dapat ditawar. Ia berharap data yang dihasilkan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung arah pembangunan ke depan.
"Tanpa pemetaan dan perencanaan yang matang pembangunan bisa berjalan tanpa arah," demikian Hendri Arroyo.
Baca juga: PT Jamkrindo-Pemkab Pulang Pisau perkuat jaminan kontraktor gagal penuhi kewajiban
Baca juga: DLHK Pulang Pisau perkuat pengawasan pengelolaan sampah dan limbah dapur SPPG
Baca juga: Waket DPRD Pulang Pisau akui sektor pendidikan ikut terdampak efisiensi anggaran