Kuala Kurun (ANTARA) - Sebanyak tiga peserta resmi bersaing dalam seleksi calon Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Maruang Duhung Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah periode 2026–2031.

Bupati Gumas Jaya S Monong melalui Sekretaris Daerah Richard saat membuka seleksi di Kuala Kurun, Selasa, mengatakan tiga peserta yang dimaksud yakni Denny Yaeviren Tanggara, Hendra Toendan dan Johans Putra Kusuma.

“Ketiganya dinyatakan lolos seleksi administrasi dan kini mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar selama dua hari, 5 hingga 6 Mei 2026,” ungkapnya.

Adapun tahapan seleksi meliputi psikotes dan tes tertulis, presentasi makalah, serta wawancara kompetensi yang dinilai tim uji kelayakan dan kepatutan dari unsur profesional dan akademisi.

Sebagai ketua tim uji yakni Bambang S Lautt yang merupakan akademisi dari Universitas Palangka Raya, lalu anggota Yuniar N Siringo yang merupakan dokter spesialis kejiwaan pada RSJ Kalawa Atei, dan anggota lainnya yakni Prescilla M Taniu yang merupakan psikolog pada RSJ Kalawa Atei.

Baca juga: Wabup apresiasi prestasi pelajar Gumas di ajang SIRC

Seleksi dilakukan seiring akan berakhirnya masa jabatan direktur Perumdam Maruang Duhung saat ini, pada 26 Juni 2026. Adapun direktur saat ini yakni Hendra Toendan, yang kembali mengikuti seleksi bersama dua peserta lainnya.

Ia juga menambahkan, pelaksanaan seleksi mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 serta Keputusan Bupati Gunung Mas Nomor 276 Tahun 2022.

Proses seleksi ini diharapkan mampu menghasilkan figur terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, serta komitmen dalam meningkatkan pelayanan air minum kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah berharap satu dari tiga peserta tersebut nantinya mampu membawa Perumdam Maruang Duhung semakin maju, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” demikian Richard.

Baca juga: Pemkab-PGRI Gumas beri penghargaan ke guru dan kepsek berdedikasi

Baca juga: Pemkab Gunung Mas-UPR perpanjang kerja sama dukung program pembangunan

Baca juga: Pemkab Gumas tambah satu unit alat berat dukung penanganan infrastruktur