Nanga Bulik (ANTARA) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Rizky Aditya Putra memimpin evaluasi kinerja camat untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan optimal hingga tingkat kecamatan maupun desa.

"Camat memiliki peran penting sebagai ujung tombak pemerintah daerah dalam memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran," kata Bupati Rizky di Nanga Bulik, Senin.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Setda Lamandau tersebut turut dihadiri pelaksana harian sekretaris daerah, jajaran kepala organisasi perangkat daerah serta seluruh camat.

Dalam evaluasi tersebut, sejumlah indikator strategis menjadi fokus pembahasan, meliputi penyaluran Dana Desa, pemutakhiran data stunting atau tengkes beserta upaya penanganan.

Kemudian data kemiskinan dan langkah penanggulangan, penyelesaian aset daerah, pengamanan Barang Milik Daerah (BMD), realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), capaian retribusi daerah, serta pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

“Camat harus benar-benar memahami kondisi wilayahnya masing-masing. Data yang disajikan harus akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan, karena menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan,” pintanya.

Baca juga: Bupati Lamandau minta lulusan SMKN 2 Bulik berani dan tak takut gagal

Bupati juga mengingatkan seluruh camat memperkuat koordinasi dengan perangkat desa dan OPD terkait, khususnya dalam percepatan penanganan stunting maupun pengentasan kemiskinan.

Selain itu, Rizky menekankan optimalisasi pendapatan daerah melalui peningkatan realisasi PBB dan retribusi, serta percepatan pembentukan koperasi desa sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat.

Melalui evaluasi ini, pemerintah daerah berharap kinerja aparatur kecamatan semakin meningkat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan kecamatan.

Baca juga: Pemkab Lamandau komitmen dukung percepatan penurunan stunting

Baca juga: Bupati ajak lulusan SMKN 1 Nanga Bulik tingkatkan keterampilan

Baca juga: Pemerintah hentikan pengambilan kayu eks jembatan lama di Sungai Buluh