Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah menilai reforma agraria sebagai langkah strategis dalam penataan dan legalisasi aset daerah, khususnya aset yang hingga kini masih berada di dalam kawasan hutan.
Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing dihubungi awak media dari Kuala Kurun, Sabtu, mengatakan pemerintah daerah berkewajiban memastikan reforma agraria berjalan optimal.
"Berjalan optimal yang dimaksud di sini adalah melalui perencanaan yang matang dan dukungan seluruh pihak terkait," sambung perempuan pertama yang menjadi Wabup Gumas tersebut.
Sebagai wujud komitmen, Gumas telah membentuk Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) terdiri dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, hingga berbagai perangkat daerah terkait.
Tim GTRA Gumas, sambungnya, baru saja melaksanakan rapat koordinasi awal di Kuala Kurun, Kamis (7/5). Rakor dilaksanakan dalam rangka penguatan komitmen pelaksanaan reforma agraria di kabupaten setempat.
Baca juga: Karateka Gumas sabet empat medali di Kejurnas Piala Menhan
Adapun fokus perhatian Tim GTRA Gumas tahun ini adalah penyelesaian sengketa tanah milik pemda di wilayah Kecamatan Tewah yang hingga kini masih terkendala proses penyelesaian sengketa antara pemda dan beberapa masyarakat.
Selain itu, ia juga menyoroti masih banyaknya aset tanah milik pemerintah daerah yang berada di dalam kawasan hutan.
Oleh sebab itu, Tim GTRA Gumas diminta melakukan pemetaan terhadap aset-aset tersebut, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pihak terkait guna mendukung penyelesaian permasalahan yang ada.
Mekanisme reforma agraria harus dimanfaatkan secara maksimal, baik melalui skema Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) maupun pelepasan kawasan hutan, agar aset milik pemda yang telah lama terbangun dapat segera keluar dari status kawasan hutan dan memperoleh legalitas yang sah.
“Saya harap sinergi lintas sektor dalam Tim GTRA Gumas dapat berjalan dengan baik dan maksimal, sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” demikian Efrensia.
Baca juga: Dinkes Gumas perkuat kompetensi tenaga kesehatan hadapi potensi bencana dan KLB
Baca juga: Pemkab Gumas matangkan rencana pembangunan BBI di Kecamatan Rungan
Baca juga: Gunung Mas komitmen perkuat perlindungan perempuan dan anak