Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, bersama Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas II Banjarbaru, melakukan penandatanganan kontrak swakelola cetak sawah untuk wilayah kabupaten setempat.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas sangat mendukung program cetak sawah ini sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional,” kata Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno, usai menyaksikan penandatanganan kontrak tersebut di Depok, Jawa Barat, Rabu.
Penandatanganan kontrak dilakukan antara Kepala BPLIP Kelas II Banjarbaru Abdul Sabur dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas, Hargatin.
Kegiatan itu turut disaksikan juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai, dan Kepala Dinas Pertanian Kapuas, Edi Dese, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Wiyatno mengatakan, penandatanganan kontrak swakelola ini menjadi langkah penting dalam mempercepat realisasi program cetak sawah di wilayah Kabupaten Kapuas.
Baca juga: Wabup Kapuas sebut FKUB jembatan komunikasi antar umat beragama
Program cetak sawah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan luas lahan pertanian produktif, khususnya di kabupaten setempat, yang dikenal sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Kalteng.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya mendukung peningkatan produksi pangan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
Dia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait sangat diperlukan agar program strategis tersebut dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami berharap pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik, tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian Wiyatno.
Baca juga: Bapenda Kapuas sidak tambang pasir dan restoran cek kepatuhan pajak
Baca juga: Kapuas masuk daerah risiko tinggi rawan kebakaran hutan dan lahan
Baca juga: Pemkab Kapuas kirim 105 kontingen ke FBIM 2026 Kalteng