
Eriksson Sempat Sudah Digaet MU

London (ANTARA News) - Mantan pelatih timnas Inggris Sven-Goran Eriksson mengaku sempat sudah menandatangani kontrak untuk menggantikan Alex Ferguson di Manchester United pada 2002.
Pria Swedia yang melatih timnas Inggris antara 2001 dan 2006 ini mengakui hal itu dalam otobiografinya yang juga mengungkapkan perseteruannya dengan Ferguson mengenai keikutsertaan Wayne Rooney pada Piala Dunia 2006.
Ferguson pernah mengumumkan akan mundur dari jabatan manajer MU pada 2002 dan kendati dia menarik kembali ucapannya itu, Eriksson menyebut Ferguson menghalang dia untuk menggantikan dirinya.
Dalam ekstrak dari bukunya yang diterbitkan suratkabar Inggris The Mail hari ini, Eriksson menulis: "Saya tahu itu muslihat. Saya punya kontrak dengan Inggris sampai Piala Dunia 2006 dan saya akan dikritik habis-habisan jika saya memutuskan kontrak itu.
"Tapi ini adalah kesempatan bagus untuk melatih Manchester United. Kontrak telah ditandatangani, saya (saat itu) sudah menjadi manajer baru United."
Eriksson memasukkan Rooney dalam skuadnya untuk Piala Dunia 2006 di Jerman kendati sang striker dilanda cedera.
Eriksson menuduh Ferguson tak ingin melepaskan Rooney untuk turnamen itu, sehingga membuat hubungannya dengan dokter timnas Inggris Leif Sward memburuk.
"Leif dan saya bertemu dengan Ferguson dan dokter United di pusat pelatihan United," tulis Eriksson.
"Dia tak bisa bermain di Piala Dunia', kata Ferguson datar. Leif kemudinan menunjukkan hasil sinar X pada tulang Rooney.
"Selesai memberi penjelasan, Leif menatap Ferguson dalam-dalam. 'Mengapa Anda membohongi saya?' tanya Leif.
"Dia adalah salah seorang spesialis paling mumpuni dalam soal cedera seperti itu. Anda saya bisa mengabadikan wajah Ferguson saat Leif menerangkan bahwa cedera Wayne akan sembuh ketika Piala Dunia.
"Ketika Leif selesai berbicara, saya berpaling kepada Ferguson. 'Maaf, Alex,' kata saya. 'Saya akan membawa Rooney.'"
Rooney akhirnya turun di turnamen akbar itu dan dikartumerahkan karena mengganjal Ricardo Carvalho dalam laga melawan Portugal di perempatfinal yang dimenangi Portugal dengan adu penalti.
Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
