
Diran: Anggaran Tes Urine ASN Wajib Tersedia

Kalau dana tes urine ada, kita bisa melaksanakannya secara mendadak. Jadi, oknum ASN apabila ada yang terindikasi menggunakan narkoba bisa segera di rehabilitasi,"
Palangka Raya (Antara Kalteng) - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Achmad Diran mewajibkan seluruh kabupaten/kota rutin menyediakan anggaran tes urine bagia aparatur sipil negara di wilayah setempat.
Perintah ini sebagai upaya membuat ASN takut menggunakan narkoba sekaligus menindaklanjuti deklarasi gerakan penanganan darurat, katanya saat membuka Rapat Koordinasi Gerakan Penanganan Ancaman Narkoba di Palangka Raya, Selasa.
"Kalau dana tes urine ada, kita bisa melaksanakannya secara mendadak. Jadi, oknum ASN apabila ada yang terindikasi menggunakan narkoba bisa segera di rehabilitasi," ucap Diran.
Mantan Bupati Barito Selatan ini mengingatkan seluruh ASN yang ada di Kalteng agar tidak mencoba ataupun menggunakan narkotika, sebab provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" itu telah mendeklarasikan gerakan penanganan darurat narkoba dan melakukan rehabilitasi terhadap 1.268 pengguna.
Dia mengatakan sekarang ini masih ada kemudahan dari pemerintah se-Kalteng terhadap ASN yang terindikasi sebagai pengguna dengan meminta segera merehabilitasi.
"Tapi harus jelas, apakah benar-benar sekedar pengguna. Kalau sudah ditangkap sebagai pengedar, Pemerintah se-Kalteng tidak main-main, langsung pecat. Buat apa dipertahankan, mempermalukan pemerintah saja," tegas Diran.
Wagub Kalteng mengatakan kemudahan tersebut hanya diberikan kepada ASN dan bukan Honorer. "Kalau honorer terindikasi pengguna narkoba, langsung di pecat, tidak perlu dipertahankan," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suprastidja Budi mengatakan ada zat obat yang dikategorikan dalam narkoba, namun memang digunakan untuk pengobatan penyakit jantung.
"Beda ya, kalau orang sakit jantung itu kan tidak boleh stress makanya diresepkan obat penenang. Jadi ketika ia tertangkap saat test urine yang dikatakan pak Wagub tadi, nanti dia bisa jelaskan kalau itu sesuai resep dokter. Nah itu tidak apa-apa," demikian Budi.
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
