Logo Header Antaranews Kalteng

Ratusan Anggota Polres Siap Amankan Pilkada 2015

Jumat, 31 Juli 2015 12:40 WIB
Image Print
Kapolres Palangkaraya AKBP Jukiman Situmorang (FOTO ANTARA Kalteng/Ronny NT)
...Kami siap memberi pengamanan, tetapi tidak segan melakukan tindakan tegas jika terdapat oknum yang melanggar aturan yang ada,"

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Ratusan anggota Kepolisian Resor Kota Palangka Raya diterjunkan guna mengamankan pemilihan kepala daerah serentak untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres AKBP Jukiman Situmorang SIK.M.Hum di Palangka Raya, Jumat mengatakan pengamanan gangguan kamtibmas sejatinya terus dilakukan, termasuk pada pemilihan gubernur Kalimantan Tengah yang akan berlangsung Desember 2015.

"Untuk menjamin kamtibmas di Palangka Raya tetap kondusif selama Pilkada, kami mengerahkan 2/3 dari total kekuatan yang ada. Jika anggota 435 orang, maka 2/3nya akan kita terjunkan," katanya.

Semua personel tersebut dibagi menjadi beberapa bagian untuk melaksanakan tugas patroli di wilayah-wilayah yang dianggap rawan seperti di di Kantor KPU.

"Untuk itu kami mendirikan posko pengamanan dan di situ kita tempatkan 15 personel yang melakukan penjagaan selama 24 jam. Jika sewaktu-waktu memerlukan tambahan pengamanan maka anggota lain siap mem`back up`," kata Jukiman.

Mantan KASUBDIT Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng itu mengatakan, upaya mengantisipasi gangguan kamtibmas itu pihaknya juga menerjunkan tim patroli keliling.

"Anggota juga melakukan patroli keliling ke tempat pimpinan partai, peserta pilkada. Ini merupakan langkah represif atau menekan gangguan kamtibmas, preventif atau pencegahan hingga penindakan," katanya.

Ia pun berharap, seluruh pihak dapat menjaga kamtibmas, termasuk selama berlangsung pilkada.

"Saya harap masyarakat termasuk peserta pilkada, partai pengusung hingga para pendukung calon tidak terhanyut dalam uforia. Kami siap memberi pengamanan, tetapi tidak segan melakukan tindakan tegas jika terdapat oknum yang melanggar aturan yang ada," katanya.



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026