Logo Header Antaranews Kalteng

Pemprov Kalteng Rapat KUA-PPS Saat Hari Libur

Rabu, 14 Oktober 2015 18:58 WIB
Image Print
Pejabat Gubernur Kalimantan Tengah Hadi Prabowo. (Istimewa)
KUA-PPAS ini sangat penting dan harus segera diserahkan kepada DPRD Kalteng agar langsung dibahas. Kami tidak ingin berlama-lama menyelesaikan APBD karena hal ini penting bagi pembangunan daerah,"

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap menggelar rapat untuk membahas Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPS) 2016 pada hari libur Tahun Baru Hijriah, Rabu.

Penjabat Gubernur Kalteng Hadi Prabowo saat memimpin rapat di aula Bappeda setempat di Kota Palangka Raya mengatakan bahwa untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, maka tidak mengenal hari libur.

"KUA-PPAS ini sangat penting dan harus segera diserahkan kepada DPRD Kalteng agar langsung dibahas. Kami tidak ingin berlama-lama menyelesaikan APBD karena hal ini penting bagi pembangunan daerah," kata Hadi.

Pemprov Kalteng pada 2016 menurut pembahasan KUA-PPAS akan memprioritaskan 13 poin pembangunan. Di antaranya perbaikan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan penanggulangan bencana bagian dari 13 poin tersebut.

Hadi yang juga Deputi di Kementerian Dalam Negeri menambahkan bahwa masuknya penanggulangan bencana, khususnya kabut asap, sangat penting dimasukkan dalam KUA-PPAS tahun 2016.

"Kendala kita menanggulangi kabut asap sekarang ini karena memang tidak ada anggaran yang disediakan dalam KUA-PPAS tahun 2015. Saya tidak mau itu terjadi lagi di tahun 2016," tegasnya.

Hadi pun meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) memahami KUA-PPAS yang telah disusun sehingga saat pembahasan dengan DPRD Provinsi Kalteng dapat berjalan lancar dan sesuai harapan.

Sesuai mekanisme, KUA-PPAS nantinya akan didistribusikan ke komisi-komisi di DPRD Kalteng dan membahasnya dengan SKPD yang bersangkutan.

"Saya berharap APBD tahun 2016 Kalteng sudah selesai sebelum masa jabatan saya berakhir per Desember 2016. Jadi, nanti siapapun Gubernur Kalteng defenitif tidak disibukkan membahas APBD dan tinggal melaksanakannya," demikian Hadi.



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026