
Berdirinya Pabrik Karet Diharapkan Mampu Ubah Ekonomi Masyarakat
Minggu, 21 Februari 2016 00:21 WIB

Palangka Raya, (Antara Kalteng) - Anggota DPRD dari Fraksi Nasdem Provinsi Kalimantan Tengah Lodewik C Iban mengharapkan dengan berdirinya pabrik karet di Kecamatan Jabiren Raya dan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau dapat merubah perekonomian masyarakat sekitarnya.
"Kita tau bahwa banyak mata pencaharian masyarakat Kalteng masih bergantung dengan hasil dari kebun karet. Tapi justru jadi masalah saat ini adalah harga karet semakin menurun bahkan hampir tidak ada harganya sama sekali," kata Lodewik di Palangka Raya, belum lama ini.
Ia menjelaskan, harga karet yang semakin menurun dikarenakan tidak ada pabrik karet sekitar sehingga membuat masyarakat terpaksa menjual hasil panen karetnya kepada tengkulak. Dan tengkulak pun tentunya memiliki perhitungan diantarnya biaya operasional sebelum menjual ke pabrik, kondisi itulah akhirnya membuat pembelian harga hasil panen karet di masyarakat jadi rendah.
Anggota DPRD Kalteng Daerah Pemilihan (Dapil) V terdiri dari Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis) ini mengatakan, sudah berdirinya dua pabrik karet ini maka memudahkan masyarakat khususnya di Pulpis untuk menjual lansung hasil panen karetnya tanpa harus melalui tengkulak.
"Perkiraan pabrik karet di Kecamatan Kahayan Hilir akan beroperasi pada akhir tahun 2016. Untuk saat ini masih dalam tahap pekerjaanya. Mudah mudahan saja nanti kedua pabrik karet akan bisa membantu ekonomi masyarakat, jadi harga karet akan lebih stabil," harap dia.
Pewarta : Yossy Trisna
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
