
Bupati Barito Utara Pantau Arus Mudik

Muara Teweh (Antara Kalteng) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Nadalsyah melakukan pantauan arus mudik Idul Fitri 1437 Hijriyah di pelabuhan Sungai Barito dan terminal bus Pasar Bebas Banjir Muara Teweh, Minggu.
Dalam kunjungannya melihat angkutan mudik sungai di pelabuhan terapung milik pemerintah daerah setempat di Jalan Panglima Batutr dan di terminal PBB itu Bupati Barito Utara didampingi Sekretaris Daerah Pemkab setempat Jainal Abidin dan Kepal Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Iwan Fikri serta pejabat lainnya.
"Saya mengucapkan terima kasih karena koordinasi yang cukup baik dan kita sudah melaksanakan persiapan-persiapan secara maksimal. Hari ini awal dari kegiatan kita untuk memfungsikan segala sesuatu yang sudah kita persiapkan dalam melaksanakan arus mudik dan balik Lebaran 2016," kata Bupati Nadalsyah.
Menurut Nadalsyah dalam arus mudik ini perlu diperhatikan yakni bagi motoris atau pengemudi kapal cepat (speetboat) bisa membawa penumpang harus benar-benar sehat, agar penumpang bisa selamat sampai tujuannya masing-masing.
Kepada pengusaha juga diimbau untuk menciptakan kondisi pelayanan yang lebih baik, dengan penyedian prasarana dan sarana yang menyenangkan.
"Saya mengimbau para pengusaha kita untuk meningkatkan armada menyediakan pelayanan yang lebih baik, fasilitas yang lebih lengkap dan nyaman dalam perjalanan jauh," ujarnya.
Nadalsyah juga meminta semua masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban untuk senantiasa saling berkoordinasi secara baik sehingga kondisi daerah terjamin keamanan, ketertiban, sehingga pelayanan kepada masyarakat yang menggunakan sarana pelabuhan dan terminal dapat terlayani sebaik-baiknya.
Disamping peninjauan oleh bupati dan rombongan, juga melakukan peninjauan pos pengamanan arus mudik yang berada di Bundaran Buah Jalan A. Yani Muara Teweh.
Pewarta : Kasriadi
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
