
Disarpustaka Kapuas gelar storytelling untuk anak TK ABA

Kuala Kapuas (ANTARA) - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melaksanakan kegiatan storytelling atau mendongeng bagi peserta didik Taman Kanak-kanak (TK) ABA Kapuas, Jumat pagi.
"Kegiatan mendongeng ini bertujuan menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku, cerita, dan budaya lisan,” kata Kepala Disarpustaka Kapuas, Aswan usai kegiatan di Kuala Kapuas.
Dikatakan, melalui metode storytelling, anak-anak dapat belajar banyak hal seperti nilai moral, rasa empati, hingga menumbuhkan daya imajinasi. Sebab, mendongeng bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana pendidikan yang menyenangkan untuk anak-anak.
"Ini menjadi salah satu komitmen kami dalam meningkatkan minat baca dan literasi kepada masyarakat, terkhusus anak-anak di usia dini," kata Aswan.
Acara yang berlangsung di Rumah Betang Disarpustaka Kapuas, dengan penuh antusiasme dari para siswa dan guru pendamping. Dalam kesempatan tersebut, pendongeng membawakan cerita rakyat dan kisah-kisah inspiratif dengan gaya bahasa yang mudah dipahami anak-anak.
Suasana semakin meriah ketika para siswa diajak berinteraksi, menjawab pertanyaan, serta menirukan tokoh dalam cerita. Hal ini membuat anak-anak terlihat sangat antusias, tertawa, dan bersemangat mengikuti jalannya dongeng.
Baca juga: BNNP Kalteng musnahkan 720,99 gram sabu
Pihak sekolah TK ABA Kuala Kapuas menyambut baik kegiatan ini. Menurut mereka, kegiatan mendongeng di luar lingkungan sekolah sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Selain itu, suasana Rumah Betang yang kental dengan nuansa budaya lokal turut memberikan kesan mendalam bagi anak-anak.
Disarpustaka Kapuas berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program literasi kreatif, termasuk kegiatan mendongeng, lomba membaca, dan pelatihan literasi digital.
"Dengan demikian, diharapkan sejak dini anak-anak Kapuas dapat tumbuh sebagai generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kecintaan terhadap budaya membaca," demikian Aswan.
Baca juga: Disarpustaka Kapuas monitoring penerapan aplikasi Srikandi di kecamatan
Baca juga: Penemuan jasad bayi mengapung di DAS Kapuas, diduga dibuang
Baca juga: Legislator Kapuas pemkab bantu warga terdampak banjir
Pewarta : All Ikhwan
Editor:
Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
