Logo Header Antaranews Kalteng

Irene Umar: Pemain e-sport wajib kuasai public speaking

Senin, 26 Januari 2026 13:55 WIB
Image Print
Pemain Alter Ego Esports Syauqi Fauzan Sumarno atau Nino (keempat kanan) bersalaman dengan pemain Aurora Gaming usai pertandingan Grand Final kompetisi e-sports internasional Mobile Legends M7 World Chamionship di Tennis Indoor, kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (25/1/2026). Alter Ego Esports meraih posisi kedua setelah dikalahkan Aurora Gaming dari Filipina dengan skor 0-4. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/YU

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar mengatakan bahwa pemain e-sport penting untuk memahami dan mempelajari public speaking, seperti kebanyakan tim-tim di negara lain.

"Buat teman-teman yang terutama ada di tim ini (Alter Ego), coba belajar... public speaking. Karena kalau di negara lain, itu mereka bisa jadi brand ambassador," kata Irene Umar di sela-sela kegiatan Grand Final M7 World Championship di Stadion Madya GBK, Jakarta, Minggu.

Menurut dia, hal tersebut merupakan bentuk keberlangsungan industri gim di tanah air. Ketika mereka dikenal lebih banyak orang, masyarakat lainnya juga akan tertarik untuk ikut terjun ke industri tersebut.

Di kebanyakan negara lain, pemain e-sport tidak hanya fokus dalam bermain gim. Mereka banyak yang menjadi brand ambasadar dari sebuah produk.

Menurut dia, pemain dari AE juga bakal memiliki kesempatan tersebut.

Kesempatan itu, masih sangat terbuka luas untuk mereka yang memiliki kecakapan dalam menyampaikan sebuah produk yang ingin mereka iklankan.

"Kita lihat Nino, itu sudah ada Charmy, ya kan? Tinggal poles dikit, saya yakin banyak banget yang mau ngantri. Itulah caranya e-sports ekosistem bisa sustainable dan keluar atau tidak hanya di ranah e-sports dan gaming saja," ujar dia.

Dalam kegiatan internasional ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah dan diwakili oleh tim dari Alter Ego yang berhadapan langsung dengan perwakilan dari Filipina yakni Aurora Gaming di malam final.



Pewarta :
Editor: Nano Ridhansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026