
RSUD Murjani Sampit kembali layani penuh pasien stroke dan jantung

Sampit (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah kembali bisa melayani pasien jantung dan stroke secara penuh tanpa harus merujuk ke rumah sakit lain untuk penanganan lebih lanjut.
"Sekarang dokter spesialis saraf sudah pulang ke Sampit sehingga pasien-pasien stroke tidak kita rujuk lagi. Sudah bisa kita tangani sendiri. Pelayanan jantung dokternya juga sudah kembali," kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit, dr Anggun Iman Hernawan, Sp.Ok di Sampit.
Selama 2025 lalu, dokter spesialis jantung dan spesialis saraf di RSUD dr Murjani menjalani pelatihan. Selama itu, pelayanan tidak bisa dilakukan secara penuh sehingga penderita stroke dan jantung harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah agar bisa ditangani lebih intensif oleh dokter spesialis.
Kondisi ini memang sangat disayangkan, namun terpaksa dilakukan karena dua dokter spesialis di RSUD dr Murjani sedang menjalani pelatihan. Tujuannya juga agar pelayanan di rumah sakit ini menjadi lebih baik.
Iman menyampaikan permohonan maaf terkait kondisi tersebut. Dia menyadari bahwa proses rujukan itu tidak semudah yang dikira karena harus ada kepastian atau persetujuan dari dokter spesialis di rumah sakit yang dituju. Selain itu, pasien dan pendamping harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit tersebut.
Baca juga: Wabup Kotim tekankan pembangunan berorientasi rakyat
Kini dokter spesialis saraf dan spesialis jantung sudah menyelesaikan pelatihan mereka selama setahun. Kini kedua dokter tersebut sudah kembali bertugas di RSUD dr Murjani Sampit.
Iman berharap nantinya RSUD dr Murjani juga kedatangan dokter spesialis bedah saraf. Harapannya, pasien stroke yang memerlukan tindakan bedah kepala juga bisa langsung dilayani di rumah sakit ini.
"Untuk layanan jantung, mudah-mudahan nanti pertengahan tahun 2026 ini kita bisa memberikan layanan pemasangan ring jantung di RSUD dr Murjani sehingga tidak perlu dirujuk ke rumah sakit lain lagi," tambah Iman.
RSUD dr Murjani Sampit juga bekerja sama dengan RSUD Hanau untuk berbagi jadwal dokter agar pasien-pasien kanker yang memerlukan kemoterapi bisa dilayani di RSUD dr Murjani, sehingga tidak perlu dirujuk ke Palangka Raya.
"Kasihan kalau sampai dirujuk. Walaupun nanti berbagi sama tiga hari dengan RSUD Hanau, namun paling tidak pasien tidak perlu jauh-jauh dirujuk ke Palangka Raya atau Banjarmasin," demikian Iman.
Baca juga: Aspal rusak di Parenggean diuji laboratorium meski kerusakan jalan diperbaiki
Baca juga: Ribuan masker disiapkan untuk antisipasi dampak karhutla di Kotim
Baca juga: Jalan Sehat Kreasi SMPN 1 Sampit jadi ajang nostalgia lintas generasi
Pewarta : Norjani
Editor:
Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
