Logo Header Antaranews Kalteng

Trump sebut Operasi AS lawan Iran mungkin berlangsung empat pekan

Senin, 2 Maret 2026 12:37 WIB
Image Print
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Anadolu/as/am.

New York (ANTARA) - Operasi militer AS terhadap Iran bisa berlangsung empat pekan atau kurang, kata Presiden AS Donald Trump, Ahad.

"Prosesnya selalu memakan waktu empat pekan. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat pekan. Prosesnya selalu sekitar empat pekan, jadi - sekuat apa pun negara ini, akan memakan waktu empat pekan - atau kurang," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Daily Mail.

Trump menambahkan bahwa kemungkinan akan ada korban jiwa baru di kalangan militer AS selama operasi di Iran.

Iran ingin memulai perundingan setelah operasi AS, kata Trump, seraya menambahkan bahwa Teheran "seharusnya berbicara pekan lalu, bukan pekan ini."

Pada Sabtu, AS dan Israel melakukan serangkaian serangan terhadap target di dalam Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil.

Iran menanggapi dengan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah, demikian Sputnik-OANA.

Baca juga: KBRI Abu Dhabi siaga III pantau situasi di Timur Tengah

Baca juga: Akademisi tegaskan serangan AS-Israel ke Iran langgar Piagam PBB

Baca juga: 40 orang tewas dalam serangan Israel di Iran selatan

Baca juga: Indonesia serukan dialog, siap fasilitasi perundingan AS-Iran



Pewarta :
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026